$2.3B aset ETH yang dilikuidasi dalam 24 jam terakhir menunjukkan mengapa ether yang dipertaruhkan (staked) kini menjadi standar emas untuk imbal hasil di ekosistem DeFi.
Dalam minggu terakhir, data on-chain mengungkapkan bahwa 45% dari seluruh ETH yang dipertaruhkan di Ethereum 2.0 telah ditarik, namun total saldo yang dipertaruhkan tetap berada pada rekor $120B, naik 35% YoY. Lonjakan volume staking ini bukan sekadar arus pendapatan pasif; ini sedang membentuk ulang alokasi modal di seluruh pasar kripto.
Mengapa ini penting: Imbal hasil staking rata-rata mencapai 5,8% APY, mengungguli rekening tabungan tradisional sebesar 4,5x dan menyamai imbal hasil obligasi korporasi berbunga tinggi. Selain itu, konsentrasi ether yang dipertaruhkan pada solusi brankas utama (MVS) seperti Lido dan Rocket Pool telah meningkatkan likuiditas aset yang mendasarinya, memungkinkan trader untuk menukar atau menggunakan posisi staked sebagai leverage dengan slippage minimal. Minat institusional yang terus meningkat terlihat jelas: 12 dari 20 dana kripto teratas kini memegang staked ether sebagai aset inti, dan arus modal on-chain ke kontrak staking telah melampaui semua protokol DeFi lainnya secara gabungan.