Untuk memahami mengapa Falcon 9 tetap menjadi aset inti bagi Angkatan Luar Angkasa AS, ada baiknya menilai profil teknisnya dibandingkan dengan platform alternatif dalam kerangka Peluncuran Luar Angkasa Keamanan Nasional (NSSL), seperti Vulcan Centaur milik United Launch Alliance (ULA) dan New Glenn milik Blue Origin.
1. Arsitektur Propelan dan Orbit Berenergi Tinggi
RP-1 vs. Hidrogen Kriogenik: Falcon 9 menggunakan RP-1 (kerosena hasil pemurnian) dan Oksigen Cair (LOX) di kedua tahapnya. Meskipun RP-1 menawarkan kepadatan tinggi dan kemudahan penanganan, ia memiliki impuls spesifik (I_{sp}) yang lebih rendah dibandingkan Hidrogen Cair (LH2) atau Gas Alam Cair (LNG).