🇰🇿 KAZAKHSTAN MENULIS ULANG PERATURAN KRIPTO—DAN LEBIH BESAR DARI YANG TERLIHAT.
Tokayev menandatangani serangkaian undang-undang yang menjadikan Kazakhstan sebagai salah satu kerangka regulasi kripto paling lengkap di Asia Tengah. 👀
📋 APA YANG BERUBAH:
Kini, mata uang kripto diperbolehkan di seluruh negeri—bukan hanya di dalam zona khusus AIFC. Kerangka tersebut menghapus pembatasan sebelumnya yang membatasi peredaran aset digital ke wilayah keuangan khusus itu.
Mulai 1 Mei 2026, aset digital di Kazakhstan secara resmi disetarakan dengan kepemilikan dan dimasukkan ke dalam KUH Perdata—sehingga memungkinkan penerapan aturan standar jual-beli untuk kripto.
Kerangka ini memperkenalkan klasifikasi untuk aset digital yang mencakup stablecoin, aset yang didukung instrumen keuangan, serta kepemilikan, dan instrumen keuangan yang diterbitkan dalam bentuk digital elektronik.
⛏️ PENAMBANGAN JUGA MENANG:
Undang-undang memberikan status resmi kepada penambangan: kegiatan ini diizinkan untuk pengusaha perorangan dan badan hukum Kazakhstan, serta tidak diklasifikasikan sebagai aktivitas yang mengatur peredaran aset digital.
🌐 KONTEKS YANG MEMBUATNYA STRATEGIS:
Kazakhstan sudah menjadi negara ke-3 di dunia dalam hashrate Bitcoin—di belakang AS dan China
Bank Nasional melihat aset digital sebagai dasar untuk pembentukan sektor pasar keuangan baru, dengan potensi area yang mencakup tokenisasi properti, obligasi digital, dan layanan pembayaran crypto-fiat.
💡 GAMBARAN GLOBAL YANG DITAMPILKAN INI:
🇺🇸 AS — UU GENIUS + cadangan BTC
🇸🇬 Singapura — sandbox regulasi
🇵🇭 Filipina — persetujuan Binance
🇰🇿 Kazakhstan — legalisasi nasional penuh
Perlombaan menjadi ibu kota kripto dunia kini bukan lagi hanya antara dua negara. 🌍
Menurutmu, apakah Kazakhstan bisa menjadi hub kripto dominan di Asia Tengah? 👇
#bitcoin #BTC #mineriacripto #CryptoNewss #AsianCryptoAdoption