#sp500endsweeklywinstreak S&P 500 baru saja mempelajari pelajaran yang menyakitkan:
๐ Saham bisa mengabaikan imbal hasil obligasiโฆ sampai mereka tidak bisa lagi. ๐
Setelah 3 minggu berturut-turut menang, Wall Street akhirnya menginjak rem.
Guncangan Imbal Hasil:
Imbal hasil Treasury jangka panjang kembali mendekati level tertinggi dalam beberapa tahun terakhir, memberi tekanan pada saham pertumbuhan bernilai mahal.
๐ S&P 500: -1,4% pekan ini
๐ป Nasdaq: -2,0%
๐ฆ Imbal hasil 10Y: ~4,73%
๐ฅ Imbal hasil 30Y: ~5,27%
Mengapa teknologi paling terpukul?
Imbal hasil yang lebih tinggi berarti keuntungan masa depan bernilai lebih rendah hari ini โ dan saham teknologi dengan valuasi tinggi merasakan hitung-hitungan itu lebih dulu.
Tapi ini kontradiksinya:
Saat saham turun, Bitcoin justru melonjak melewati $77K dan emas naik lebih dari 5%.
Treasury mencoba menenangkan pasar obligasi dengan memperluas pembelian kembali obligasi berdurasi panjang.
Itu membantuโฆ sementara.
Masalah yang lebih besar?
Utang Amerika kini telah menembus $40 triliun. Buyback mungkin menenangkan pasar, tetapi tidak menghapus masalah pinjam-meminjam.
Insight Square: Grafik yang sebenarnya perlu diawasi mungkin bukan S&P 500 โ melainkan imbal hasil Treasury 30 tahun.
Jika imbal hasil terus naik, aset mana yang akan jebol dulu: saham, obligasi, atau kripto? ๐
#Macro #Markets #Crypto $BTC $PAXG $COIN