🛢️🇻🇪🇺🇸 Exxon Mobil sedang bernegosiasi untuk mendapatkan hak memproduksi minyak di Venezuela lagi, menurut laporan The New York Times.
Perusahaan minyak asal Amerika ini bisa menandatangani kontrak untuk mengoperasikan hingga enam ladang minyak di berbagai wilayah negara tersebut.
Informasi ini dipublikasikan pada 21 Mei 2026 oleh Reuters, yang mengutip laporan dari media Amerika 🏦.
Kesepakatan potensial ini akan menandai kembalinya Exxon hampir dua dekade setelah keluar dari Venezuela akibat ekspropriasi.
Berita ini mewakili perubahan sejarah yang absolut dalam geopolitik energi dan dalam sejarah terbaru Venezuela. Bahwa **ExxonMobil** sedang bernegosiasi untuk kembali ke negara tersebut adalah langkah yang sedikit orang duga beberapa tahun lalu, mengingat sejarah panjang dan tegang antara perusahaan multinasional ini dan negara Venezuela.
Konteks kunci di balik berita utama dari *The New York Times* dan *Reuters* terbagi dalam tiga poin penting:
Perubahan politik 2026 sebagai katalisator
Pendekatan ini tidak terjadi dalam kekosongan. Ini dipicu oleh perubahan politik drastis yang terjadi di awal tahun di Venezuela, setelah pemecatan Nicolás Maduro dan pembentukan pemerintahan transisi yang dipimpin oleh presiden sementara **Delcy Rodríguez**, dengan dukungan dan dorongan kuat dari pemerintahan Donald Trump di AS (yang telah aktif mendesak agar perusahaan-perusahaan minyak mengaktifkan kembali mesin energi Venezuela). Faktanya, diplomat-diplomat AS seperti John Barrett sudah mengadakan pertemuan di Caracas dengan eksekutif Exxon untuk mempersiapkan lapangan.
#Exxon #venezuela #petróleo #TRUMP #OilMarket $CL $BZ
$XOMon