ETF Bitcoin spot AS kehilangan $244.1M pada Kamis, sehingga arus keluar selama dua hari mencapai $731M, sementara ETF Ethereum kehilangan $72.5M dan mencatat arus keluar selama delapan hari berturut-turut.
Angka untuk Kamis, 2026-10-08, telah dikonfirmasi: ETF Bitcoin spot AS mencatat arus keluar bersih sebesar $244.1M, setelah $487.1M pada hari sebelumnya—sekitar $731.2M selama dua sesi. FBTC milik Fidelity menyumbang sekitar $197.1M dari arus keluar BTC pada Kamis. ETF Ethereum spot AS kehilangan sekitar $72.5M, memperpanjang penebusan menjadi sesi kedelapan berturut-turut. (news.bitcoin.com)
Maknanya: Arus keluar ETF bisa berpengaruh karena menghilangkan jalur langsung permintaan yang teregulasi untuk aset dasarnya. Jika penebusan berlanjut, penyedia dana mungkin perlu mengurangi eksposur spot, yang dapat menambah tekanan jual atau mengurangi dukungan beli. Sinyal langsungnya adalah sikap institusional yang lebih berhati-hati—bukan bukti bahwa tren bearish akan bertahan lama.
Mengapa tren ETH ini menonjol: Arus keluar selama delapan sesi berturut-turut menunjukkan kehati-hatian berkelanjutan terhadap eksposur ETH melalui jalur ETF AS tertentu ini. Meski begitu, arus ETF perlu dilihat bersama data yang lebih luas: posisi derivatif, likuiditas stablecoin, sentimen risiko makro, serta apakah penjualan terkonsentrasi pada satu atau dua dana atau tersebar di seluruh kategori.
Saat ini di Binance Spot, BTC berada di $82,634.46, naik sekitar +2.14% dari harga pembukaan sesi saat ini sebesar $80,903.95; ETH berada di $2,486.64, naik sekitar +2.55% dari $2,424.85. Perbedaan dengan arus keluar ETF AS pada sesi sebelumnya ini menegaskan bahwa arus dana berpengaruh, tetapi bukan satu-satunya pendorong pergerakan harga intraday.
#BitcoinOutflows #ETFEthereum $BTC $ETH