PMI manufaktur resmi Tiongkok pada bulan Juli turun dari 50,3 menjadi 49,2, dan kembali masuk ke zona kontraksi. PMI sektor non-manufaktur juga turun menjadi 49.
Masalahnya bukan kapasitas produksi; melainkan permintaan.
Pesanan baru lemah, konsumsi domestik rapuh, dan sektor properti masih mendapat tekanan. Di sisi lain, produksi terkait semikonduktor, kendaraan listrik, dan konektivitas berbasis kecerdasan buatan terus tumbuh.
Divergensi di Tiongkok ini dapat memengaruhi area yang luas, mulai dari tembaga hingga minyak mentah, dari ekspor Jerman hingga pasar negara berkembang.
Bukan nasihat investasi
Hanya untuk tujuan informasi
#bitcoin #finansalokuryazarlık #altın #Çin
#ekonomi #ChinaEconomy