Pengungkapan: Artikel ini merupakan bagian dari kemitraan dengan Program Kreator Konten BiyaPay. Semua pendapat di sini adalah pendapat pribadi saya dan ini bukan nasihat keuangan.
Masalah yang diam-diam dihadapi banyak dari kita
Alat AI sudah menjadi bagian dari rutinitas harian saya. Saya menggunakannya untuk riset, menulis, dan memeriksa ide sebelum memublikasikannya. Namun, begitu saya ingin berlangganan paket berbayar, saya menemui kendala yang sama seperti banyak orang di Indonesia: halaman pembayaran meminta kartu kredit.
Tidak semua orang memilikinya. Beberapa kartu debit lokal ditolak di situs luar negeri. Ada juga yang tidak ingin menautkan kartu bank utama mereka ke belasan langganan berulang. Sementara itu, banyak pengguna kripto seperti saya sudah memiliki USDT, saldo yang nilainya dipatok ke dolar dan sudah tersedia, tetapi tidak bisa dimasukkan ke formulir pembayaran.