Kejatuhan besar pertambangan kripto
Core Scientific bekerja sama dengan AMD dalam kesepakatan senilai $14.000M dan mengubur era Bitcoin-nya demi AI
Transformasi sektor pertambangan menuju komputasi performa tinggi kini sudah resmi dan besar-besaran. Core Scientific baru saja menandatangani aliansi strategis 15 tahun dengan raksasa chip
#AMD , mengukuhkan salah satu perubahan operasional paling agresif dalam sejarah infrastruktur digital: meninggalkan penambangan langsung
#bitcoin untuk bertransformasi menjadi kekuatan penyewaan (hosting) untuk Kecerdasan Buatan.
Infrastruktur senilai $14 miliar: Kontrak sewa 15 tahun mencakup 529 megawatt (MW) kapasitas AI terdistribusi di fasilitas di Tejas, Oklahoma, Alabama, dan Georgia. Kesepakatan ini memastikan Core Scientific memperoleh lebih dari $14.000 juta pendapatan dasar yang dikontrakkan mulai tahun 2027.
Potensi ekspansi hingga 2,5 Gigawatt: AMD menyisakan opsi untuk mengontrak hingga tambahan 1.925 MW hingga Desember 2028. Jika terealisasi, kapasitas gabungan akan meningkat menjadi sekitar 2,5 GW, mendorong portofolio pendapatan potensial Core Scientific melewati $24.000 juta.
Integrasi teknologi dan equity: Core Scientific akan menerapkan chip AMD Instinct, prosesor EPYC, serta ekosistem perangkat lunak ROCm. Sebagai imbalannya, AMD menerima warrants untuk membeli hingga 30 juta saham
#CORZ a dengan harga $23,47 per saham (6,5 juta saham yang langsung terkonsolidasi).
Kolaps penambangan mandiri dan putus dengan Block: Transisinya drastis; pada kuartal terakhir, bisnis colocation (penempatan server) menyumbang 83% dari pendapatan perusahaan sebesar $136,7M, sementara penambangan mandiri
#BTC anjlok 66% menjadi $21,5M.
Mencerminkan prioritas baru ini, Core Scientific membatalkan kontraknya dengan Block milik Jack Dorsey untuk mendapatkan chip penambangan 3nm, dengan menanggung beban sebesar $41,9 juta akibat pembatalan tersebut.
Kas dan dampak di pasar: Perusahaan melaporkan 848 BTC di neraca senilai $49,7M pada akhir Juni setelah menjual 2.385 BTC pada kuartal pertama.