Bayangkan kamu memiliki dokumen digital setebal seratus halaman dan perlu memastikan bahwa tidak ada satu kata pun yang diubah sejak dokumen itu dibuat.
Kamu bisa membacanya kembali, membandingkannya baris demi baris dengan dokumen aslinya, lalu mencari perbedaannya. Namun, bagaimana jika kamu harus memeriksa jutaan dokumen?
Ada alat kriptografi yang memungkinkan pemeriksaan tersebut dilakukan dengan jauh lebih efisien: HASH.
Hash adalah hasil penerapan fungsi matematika pada informasi tertentu. Informasi tersebut bisa berupa kata, foto, dokumen, transaksi, atau kumpulan data digital apa pun.