India baru saja memerintahkan GitHub untuk menghapus Bitchat milik Jack Dorsey dalam tiga jam. Sebuah aplikasi pesan Bluetooth mesh yang berfungsi tanpa internet. Pemerintah bergerak begitu cepat karena aplikasi itu memang benar-benar bekerja.
Tiga jam.
Itu lama yang India berikan kepada GitHub untuk menonaktifkan akses ke kode Bitchat sebelum batas waktu berlalu.
Bukan tiga hari. Bukan proses hukum formal dengan banding dan sidang. Tiga jam. Kecepatan darurat. Karena aplikasi itu digunakan selama protes CJP oleh orang-orang yang perlu berkomunikasi setelah pemadaman internet diberlakukan.
Bitchat adalah aplikasi perpesanan jaringan Bluetooth mesh. Ia tidak membutuhkan internet. Ia tidak membutuhkan layanan seluler. Ia merutekan pesan dari rekan ke rekan melalui perangkat terdekat, menciptakan jaringan komunikasi terdesentralisasi yang sepenuhnya berada di luar infrastruktur apa pun yang bisa dimatikan oleh pemerintah.
Itulah tepatnya mengapa India ingin menghapusnya.
Pemerintah menerapkan pemadaman internet khusus untuk mengendalikan arus informasi selama protes dan kerusuhan sipil. India telah menggunakan alat ini lebih sering dibanding hampir semua demokrasi lain di dunia. Bitchat membuat alat itu menjadi usang.
Jack Dorsey mengatakannya secara langsung. India tidak menyukai teknologi seperti Bitchat dan ingin teknologi itu diturunkan.
Kodenya sumber terbuka. Kode itu sudah di-fork ratusan kali di seluruh internet. Menghapusnya dari GitHub tidak menghapusnya. Kode itu menyebarkannya lebih jauh.
Ini dinamika yang sama yang membuat Bitcoin tahan terhadap larangan pemerintah. Anda tidak bisa menghapus penemuan matematika. Anda tidak bisa menarik kembali kode sumber terbuka yang sudah ada di setiap perangkat.
India baru saja memberi Bitchat kampanye pemasaran paling kuat yang bisa dibayangkan.
Tidak ada yang membuat orang mengunduh aplikasi lebih cepat selain upaya pemerintah untuk menghilangkannya dalam tiga jam.
#Bitchat #JackDorsey #India #FreeSpeech #Censorship