💥 Satu bursa lagi yang ambruk, apakah pengguna dengan
#Zondacrypto masih bisa mengambil kembali uang mereka?
Dulu ada BitMart, BitMEX—bursa-bursa lama—yang berhenti beroperasi dan kabur. Kini giliran bursa Eropa lama yang dianggap patuh, Zondacrypto.
Banyak orang berpikir:
Lama + patuh + pengguna banyak = aman.
Tapi kenyataannya mungkin tidak demikian.
Zondacrypto sudah beroperasi bertahun-tahun, berada di bawah pengawasan regulator OAM Italia, dan telah mengumpulkan banyak pengguna.
Namun masalah justru terjadi pada masa transisi saat aturan baru
#MiCA diberlakukan, ketika pengawasan kripto Eropa sedang “merombak” diri.
Pada Maret 2022, pendiri Zondacrypto, Sylvester Sushko, tiba-tiba menghilang secara misterius.
Empat tahun kemudian, CEO yang mengambil alih platform tersebut, Klor, juga dilaporkan kehilangan kontak.
Setelah itu, lebih dari 3.600 pengaduan membanjiri lembaga regulator. Dilaporkan kerugian yang terlibat sekitar 650 juta dolar, dan banyak pengguna menjadi korban.
CEO sebelumnya yang kehabisan jalan akhirnya memilih membelot. Ia menyerahkan diri kepada jaksa di Polandia, berharap menjadi “saksi beritikad buruk” dengan membocorkan bukti tentang para pelaku lain dan menyerahkan bukti jaringan kejahatan, untuk mendapatkan perlakuan yang lebih ringan.
Jika meninjau berbagai kasus bursa, akan terlihat pola yang mirip:
Membangun citra tepercaya → skala pengguna membesar → muncul kejanggalan dana → tim inti menghilang → pengguna tidak bisa menarik dana.
Risiko terbesar di industri kripto biasanya bukan platform kecil yang terlihat tidak kredibel, melainkan platform yang menyelubungi diri dengan “patuh”, “bursa lama”, dan “pengguna sangat banyak”.
Ketika pimpinan tim inti menghilang, seharusnya kita makin waspada.
#交易所关闭