$BTC $DUSK $BTW 🚨Selat Hormuz tersendat, minyak mentah AS lebih dulu “macet”: harga WTI dan Brent terpaut lebih dari 10 dolar
Baru saja melihat berita kilat, jalan cerita di dunia minyak mentah ini benar-benar agak sulit dipercaya🍉
Kapasitas angkut di Selat Hormuz sedang ketat, tarif kapal tanker langsung meroket🚀
Teluk AS→China, tarif VLCC melonjak dari 7–10 juta dolar AS sebelum perang menjadi 76–80 juta dolar AS.
Aku menghitungnya dua kali, memastikan ini bukan won Korea…【😂】
Kalau begini, masih mau mengangkut minyak apa? Tarif angkutnya hampir lebih menonjol daripada minyaknya😅
Akibatnya:
Minyak mentah AS tak bisa keluar, tertahan di Amerika;
Pembeli Asia juga kesulitan, harus membayar lebih untuk membeli minyak dari tempat lain;
Minyak mentah berat dari Amerika masih menumpuk—pemandangannya sempat benar-benar canggung.
Lalu lihat harganya:
WTI 92,23 dolar AS, Brent 102,64 dolar AS.
Selisihnya 10,41 dolar AS per barel.
WTI ingin mempersempit selisih harga? Coba tanya dulu apakah tarif angkutnya setuju😂
Siapa yang tertawa? Pemilik kapal tanker.
Harga saham Frontline naik 34,7%, tarif spot VLCC melonjak hingga 1,3 juta dolar AS per hari.
Pemilik kapal: Rezeki nomplok akhirnya datang juga buatku🛳️💰
💵💵💵💵💵💵💵💵💵💵💵💵💵
Jadi, pertanyaannya:
Apakah selisih harga ini cuma menggila dalam jangka pendek, atau bakal menjadi normal baru?
Selama situasi di Selat Hormuz belum mereda dan tarif angkut belum turun, WTI sepertinya masih harus “mendekam” di Amerika【🙈】
Tebak arahnya di kolom komentar👇
#原油 #WTI #布伦特 #霍尔木兹海峡