Transfer lintas blockchain tidak selalu sesederhana mengirim token dari satu alamat ke alamat lain.
Bayangkan Anda memiliki USDC di satu blockchain dan ingin menggunakannya di aplikasi terdesentralisasi pada blockchain lain. Anda menemukan bridge, menghubungkan dompet, menyetujui transaksi, lalu mengonfirmasi transfer.
Beberapa menit kemudian, sebuah token muncul di dompet tujuan.
Namun, apa yang terjadi di antaranya?
Memahami proses ini membantu Anda mengevaluasi teknologinya, mengenali risikonya, dan menghindari kesalahan yang bisa berakibat mahal atau tidak dapat diperbaiki.