Berapa banyak orang yang sedang melihat papan harga
$TAO dan merasa "gatal tangan"? Jangan sampai kena tipu oleh warna biru muda yang menyesatkan sebesar 2,9% ini, karena di pasar yang penuh tipu daya ini, tidak ada yang lebih menakutkan daripada langsung masuk posisi saat harga sedang bergerak datar seperti orang yang kehilangan akal.
Lihat sedikit data teknikal agar kita tetap jernih:
🔹 Pada timeframe 15 menit, harga sedang berputar di sekitar level 192,70$, menempel MA(20) di 192,96$ dan EMA(9) di 193,16$. Dari chart ini terlihat kubu bullish sedang mencoba mendorong, tapi tenaganya tidak cukup, volume juga terlihat sepi.
🔹 Pada timeframe 1 jam, harga berada di bawah MA(20) yaitu 192,74$ dan EMA(9) di 193,46$. Sinyal ini menunjukkan kubu bearish sedang mengendalikan secara perlahan; resistance jangka pendek sedang menekan tepat di atas kepala. Jangan berharap terjadi PUMP yang gila-gilaan kalau belum melihat lonjakan volume yang signifikan.
Secara pribadi, saya melihat
$TAO sedang berada dalam fase kompresi yang sangat ketat. Ini sedang menunggu dorongan untuk memecah keseimbangan saat ini. Kalau tidak hati-hati, teman-teman sangat mudah tersapu stop-loss di kedua arah.
Berikut setup yang sedang saya amati untuk "menghadapi" instrumen ini:
📌 Posisi: SHORT (Diutamakan jual jika skenario tes resistance gagal).
🎯 Setup spesifik:
- Entry: Zona 193,50$ - 194,00$ (Tunggu harga retrace naik untuk test EMA(9) di timeframe 1 jam).
- TP (Take profit): 188,00$ - 185,00$.
- SL (Stop loss): 196,20$ (Lewat level ini berarti skenario salah—keluar cepat).
Jangan terburu-buru, pasar ini tidak ke mana-mana. Kalau teman-teman masuk trading dengan gaya "perjudian", cepat atau lambat bursa juga akan mengambil kembali semua uang.
Jaga kepala tetap dingin dan patuhi disiplin.
Jadi menurut teman-teman, apakah
$TAO punya cukup tenaga untuk menembus zona 194$ lalu melesat naik, atau justru langsung menukik untuk tes ulang support kuat di bawah?
#Crypto #Trading #Bittensor
Catatan: Ini pandangan pribadi, bukan saran investasi. Trading selalu mengandung risiko (DYOR).