Laporan Kuantitatif Kontrak
#87 | Perbedaan masih ada, saya lebih suka menunggu MET untuk pullback, RIF hanya melihat konfirmasi, tidak mengejar ekor
Pasar masih memberi kesempatan, tapi hari ini lebih seperti memilih arah, bukan mengejar puncak. MET adalah yang ingin saya perhatikan terlebih dahulu, dekat dengan garis 20 hari, 1 jam tidak terus divergen, menunjukkan bahwa ini lebih menunggu konfirmasi kedua; RIF bergerak lebih cepat, tetapi sudah jauh dari rata-rata, saya tidak ingin mengejar emosi di posisi ini. OPG hanya sebagai pilihan pengamatan, tidak akan dibahas.
Kandidat Utama
1) METUSDT
Alasan singkat masuk: Kenaikan 24 jam 26.87%, 1 jam hampir sideways, 6 jam turun 1.53%, tingkat biaya modal sedikit negatif, OI 1 jam meningkat 33.87%, lebih seperti pullback setelah kuat.
Titik pengamatan: Sekitar 0.1355, fokus pada dukungan 0.1321~0.1389.
Kondisi pemicu: Harus kembali di atas 0.1422 dan bisa stabil, baru dianggap pullback lalu lanjut.
Kondisi kegagalan: Jika jatuh di bawah 0.1288, saya akan menyerah dulu.
2) RIFUSDT
Alasan singkat masuk: Kenaikan 24 jam 30.27%, 6 jam masih 9.69%, tetapi OI 1 jam turun 16.84%, lebih seperti divergensi setelah kenaikan, cocok untuk menunggu pullback, tidak cocok untuk menambah cepat.
Titik pengamatan: Sekitar 0.1012, fokus pada reaksi pullback di 0.0998~0.1026.
Kondisi pemicu: Harus kembali di 0.1040, lalu lihat kelanjutan ke 0.1055.
Kondisi kegagalan: Jika jatuh di bawah 0.0984, ini menunjukkan sprint ini sudah berhenti.
Pilihan pengamatan / tidak mengejar: OPGUSDT. Kenaikannya juga masih oke, tetapi tingkat biaya modal menjadi positif, OI turun, ritme tidak sesantai dua yang pertama.
Peringatan risiko: Hari seperti ini paling ditakutkan mengejar ekor setelah stretch; begitu pullback terkonfirmasi, biasanya hanya tinggal mengejar harga. Preferensi saya adalah melihat MET terlebih dahulu, RIF hanya menunggu konfirmasi, tidak berebut langkah pertama.
Kesimpulan: Sekarang bukan waktu untuk terburu-buru, siapa yang bisa pullback dan stabil, dialah yang patut diperhatikan lebih lanjut.