Foto Hubble menangkap galaksi spiral grup Virgo M88: sedang menuju ke pusat gugus, sementara gasnya sudah sedang “dibajak”.
Berdasarkan rilis pers yang dikeluarkan pada hari yang sama oleh ESA/Hubble dan NASA (2026-05-29): Messier 88 (M88, juga dikenal sebagai NGC 4501) berjarak sekitar 63 juta tahun cahaya, terletak di rasi Coma Berenices. Ini adalah galaksi aktif—di bagian pusatnya terdapat lubang hitam supermasif dengan massa sekitar 100 juta kali massa Matahari, yang sedang mengakresi gas dan debu serta mendorong aliran keluar. Bagian luarnya memiliki lengan spiral yang rapat dan saling terjalin dengan simetri yang cukup antara kiri dan kanan; sudut pandang yang kita lihat membuatnya tampak memanjang.
M88 merupakan anggota gugus galaksi Virgo. Dalam rilis pers disebutkan: M88 bergerak menuju arah pusat gugus dengan jarak sekitar 2 juta tahun cahaya dari pusat gugus; sekitar 200–300 juta tahun lagi, ia akan paling dekat dengan galaksi elips M87 yang bertindak sebagai “jangkar” seluruh gugus. Saat mendekat, M88 akan mengalami tekanan dorong yang lebih kuat hingga terjadi pengelupasan akibat tekanan ram (ram pressure stripping)—ketika melintasi gas di dalam gugus, gas di dalam cakram akan terseret/tercabut. Para peneliti telah mengamati gas cakram terpotong, dengan bagian depan seperti tumpukan salju yang terbentuk oleh bajak; gas dingin di wilayah luar juga tampak jauh lebih sedikit, sehingga bahan bakar pembentukan bintang makin menipis. Program pengamatan
#18103 (PI: D. Thilker), menggunakan Hubble WFC3.
Verifikasi independen: ScienceDaily edisi 2026-06-01 dengan topik yang sama melakukan penegasan, dengan poin-poin yang sesuai—sekitar 63 juta tahun cahaya, lubang hitam supermasif bermassa sekitar 100 juta kali massa Matahari, paling mendekat M87 dalam sekitar 200–300 juta tahun, serta adanya tekanan ram dan gas dingin yang lebih sedikit—selaras dengan versi ESA/NASA.
Sumber gambar: ESA/Hubble & NASA, D. Thilker dan Tim MAUVE-HST
Data hingga: rilis pers ESA/Hubble / NASA 2026-05-29
#Hubble # astronomi