Kondisi Pasar: BTC 4H masih dalam struktur bearish setelah breakdown besar. Harga kini di sekitar 68.400 dan tertahan di area supply 69.500–72.000 (sell zone). Selama belum reclaim 72K, bias tetap tekanan turun.
Skenario Hari Ini: Bullish: Bertahan di atas 66.000–67.000 dan jebol 72.000 ➝ potensi naik ke 75.000–78.000. Bearish: Jika gagal bertahan 66.000 ➝ target turun ke 63.000 lalu 60.000.
SMM: Semoga Market Merestui 🚀
DYOR & kelola risiko dengan bijak. Join komunitas Menjadi Trader gratis sekarang!
Sinyal “99>98”, Michael Saylor Siap Borong Bitcoin Lebih Besar Lagi?
Michael Saylor kembali memancing perhatian pasar setelah mengunggah kode “99>98” disertai grafik akumulasi Bitcoin milik MicroStrategy. Pesan singkat itu ditafsirkan sebagai sinyal bahwa pembelian Bitcoin ke-99 akan melampaui batch sebelumnya.
Sebagai informasi, pada awal Februari 2026 MicroStrategy membeli 1.142 BTC senilai sekitar US$90 juta dengan harga rata-rata US$78.815 per koin. Jika benar pembelian berikutnya lebih besar, maka agresivitas akumulasi perusahaan ini semakin kontras dengan kondisi pasar saat ini.
Langkah tersebut terjadi di tengah arus keluar dana sebesar US$1,8 miliar dari spot Bitcoin ETF AS sejak awal tahun. Saat banyak institusi melakukan risk reduction, MicroStrategy justru konsisten menjadi pembeli korporasi terbesar. Total kepemilikannya kini mendekati 715.000 BTC dengan rata-rata harga perolehan sekitar US$76.000.
Strategi pendanaan juga terbilang tak biasa. Perusahaan memanfaatkan kombinasi convertible notes dan arus kas operasional untuk terus menambah cadangan Bitcoin, bahkan ketika harga bergerak di kisaran US$60.000–US$70.000 pasca koreksi.
Bagi trader, aksi ini memperkuat narasi bahwa ada pemain besar yang tetap melihat peluang jangka panjang, terlepas dari volatilitas jangka pendek.
Follow akun Menjadi Trader untuk update dan analisa kripto terbaru #menjaditrader #bitcoin #microstrategy #cryptonews #BTC NFA, DYOR.
Skandal Bukti Sitaan: 22 BTC Hilang dari USB Wallet Polisi Korea Selatan
Kabar mengejutkan datang dari Korea Selatan. Sebanyak 22 BTC senilai sekitar US$1,5 juta dilaporkan hilang dari USB cold wallet milik kepolisian. Otoritas mengonfirmasi bahwa aset kripto sitaan tersebut telah dipindahkan tanpa izin.
Bitcoin itu awalnya diserahkan ke kantor polisi Gangnam pada November 2021 sebagai barang bukti. Namun karena proses penyelidikan sempat dihentikan, dugaan kebocoran tidak langsung terdeteksi. Menariknya, perangkat USB fisik tidak pernah dicuri yang disalahgunakan adalah akses terhadap aset di dalamnya.
Kepolisian Gyeonggi Bukbu kini membuka investigasi internal untuk menelusuri penyebab insiden dan kemungkinan keterlibatan orang dalam. Hingga saat ini, pihak berwenang belum memberikan pernyataan rinci karena proses penyelidikan masih berlangsung.
Kasus ini mencuat saat inspeksi nasional dilakukan, setelah sebelumnya 320 BTC sitaan juga dilaporkan hilang dari Kantor Kejaksaan Distrik Gwangju. Dalam laporan terpisah, disebutkan bahwa insiden tersebut bermula dari penyidik yang tanpa sengaja mengakses situs phishing hingga aset kripto terkuras.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bahwa keamanan aset digital bahkan dalam penyimpanan cold wallet tetap bergantung pada manajemen akses dan prosedur operasional yang ketat.
Ikuti update berita kripto global dan insight penting lainnya hanya di Menjadi Trader. #menjaditrader #bitcoin #cryptonews #security #coldwallet
BTC baru saja kasih 24 jam yang liar. Sempat reclaim $70.000, tapi tekanan belum benar-benar hilang.
🔹 Apa yang terjadi?
• BTC tembus $70K didorong sentimen makro yang membaik. • CPI mulai melunak + likuiditas $120B masuk ke pasar → nafas bullish jangka pendek. • Potensi likuidasi short > $4B bikin squeeze makin realistis.
Tapi…
🔻 Risikonya masih nyata
• MACD histogram makin negatif → momentum turun belum selesai. • ETF belum catat inflow bersih mingguan sejak pertengahan Januari. • Satu hari saja net outflow BTC tembus $410 juta. • Whale OG kirim ribuan BTC ke CEX. • BlackRock setor 3.402 BTC ke exchange → potensi tekanan jual.
🔹 Aktivitas institusi saling bertolak belakang
Ada dana besar akumulasi 4.545 BTC (~$304 juta). Total dana kelolaan mereka kini > $1 miliar. Tapi di sisi lain, ada distribusi besar juga.
Artinya? Market masih tarik-menarik.
🔹 Sentimen Komunitas
Sebagian optimis lanjut squeeze. Sebagian lain masih lihat potensi koreksi ke area $55K.
Kesimpulan pribadi: Reclaim $70K itu sinyal kuat, tapi struktur besar belum sepenuhnya aman. Ini fase high volatility + high narrative.
Trading mindset harus fleksibel. Bullish intraday belum tentu bullish makro.
Sebagian dari kalian cuma pakai 1 exchange, lalu semua signal gue dimasukin ke 1 akun yang sama. Akhirnya keliatan kayak gue overtrade karena signalnya banyak.
Padahal faktanya: Gue pakai exchange berbeda untuk timeframe berbeda. Artinya itu sebenarnya dipisah sistemnya, bukan ditumpuk jadi satu.
Contoh: • TF kecil → ada yang profit, ada yang loss • TF besar → mungkin lagi floating / drawdown • Exchange lain → performanya beda lagi
Kalau kalian gabung semua di 1 exchange:
❌Risk jadi numpuk
❌Exposure jadi besar
❌Kelihatan kayak entry brutal
Padahal aslinya itu beda “keranjang”.
Jadi tolong pahami: Setiap timeframe = sistem berbeda Setiap sistem = probabilitas & hasil berbeda
Kalau mau gabung semua ke 1 exchange, berarti kalian harus:
✔️Turunin size
✔️Batasi maksimal open position
✔️Jangan samakan risk per setup
Bukan overtrade. Tapi kalian yang menggabungkan beberapa sistem jadi satu akun tanpa penyesuaian risk.
Pahami struktur dulu sebelum nilai. Yang bahaya itu bukan banyak signal, tapi gak ngerti cara ngatur exposure. 💪
Btw gaes, gue memang pakai exchange yang berbeda-beda di tiap timeframe.
Alasannya bukan karena beda wick atau harga tipis. Tapi karena gue mau memanfaatkan momentum dan beda probabilitas di tiap timeframe.
Setiap timeframe itu punya karakter: • TF kecil → cepat, agresif, banyak peluang tapi noise tinggi • TF besar → lebih clean, lebih sabar, probabilitas biasanya beda
Nah, gue sengaja pakai exchange berbeda supaya gue bisa evaluasi:
📊 “Kalau main di TF ini, performanya gimana?”
📊 “Di exchange ini, cocoknya buat setup TF berapa?”
Jadi ini bagian dari tracking & improvement strategy, bukan asal ganti-ganti.
Kalau kalian ikut signal:
✔️Fokus ke timeframe-nya
✔️Ikuti plan sesuai TF tersebut
✔️Jangan campur aduk mindset H1 tapi tahan kayak Daily
Setiap TF beda game. Kita bukan cuma cari entry, tapi cari probabilitas terbaik di tiap momentum.💪
Teman-teman, sebelum entry tolong tanamkan mindset ini:
Kalau modal kalian $100, maka maksimal risiko per setup cuma 1% = $1. Artinya, dalam 1 kali entry kalian HARUS siap kehilangan $1. Bukan $5, bukan $10.
Jangan masuk market kalau belum siap rugi sesuai plan.
Trading itu bukan soal seberapa sering profit, tapi soal seberapa kecil kita menjaga kerugian.
Kalau 1 setup loss, santai. Masih ada 99% modal tersisa untuk peluang berikutnya.
Disiplin 1% risk per trade =
✔️ Modal lebih awet
✔️ Emosi lebih stabil
✔️ Bisa survive jangka panjang
Ingat: Yang bikin trader bangkrut bukan salah analisa. Tapi karena over risk dan gak disiplin.
Jaga risk. Jaga mental. Profit itu bonus, survival itu wajib. 💪
📌 WAJIB BACA INI SAMPAI PAHAM: Tutorial lengkap cara ngebatasin loss: https://t.me/menjadi_trader/2827
Gue setuju satu hal: Jangan gampang percaya sama orang yang flexing kaya dari trading. Skeptis itu sehat.
Tapi kita juga harus adil secara logika.
1. 90% trader gagal, itu fakta retail jangka pendek. Tapi itu gak otomatis berarti 10% sisanya pasti bohong atau cuma hidup dari jualan kelas.
Di semua bidang performa tinggi (bisnis, olahraga, startup), mayoritas gagal. Yang survive sedikit. Itu hukum kompetisi, bukan bukti penipuan.
2. Soal “pamer pasti dari referral/kelas” Memang banyak yang begitu. Tapi itu beda dengan menyimpulkan SEMUA profitable trader pasti begitu.
Overgeneralization = logical fallacy.
3. Soal minta PNL seumur hidup Trading itu high variance. Bahkan trader profesional pun punya drawdown panjang. Yang dinilai bukan 1–2 bulan, tapi konsistensi expectancy + risk control jangka panjang.
4. Soal top 500 orang terkaya Mayoritas kaya dari bisnis & investasi jangka panjang. Betul. Karena trading itu high skill, high stress, dan capacity-nya terbatas. Bukan karena “pasti judi”.
Trading bukan cara terbaik jadi miliarder. Tapi juga bukan otomatis judi.
Bedanya jelas: Judi : negative expectancy, house selalu menang. Trading : bisa positive expectancy kalau punya edge + disiplin.
Masalah utamanya bukan tradingnya. Masalahnya adalah orang datang ke market dengan mindset cepat kaya.
Skeptis itu perlu. Tapi skeptis juga harus pakai logika, bukan asumsi menyeluruh.
Ferry bilang trading itu judi dan gak bikin kaya raya. Banyak yang langsung tersinggung.
Padahal kalau dilihat realitanya, 80–90% orang di market memang berperilaku seperti penjudi: • Overtrade • Gak pakai stop loss • Kejar pompom • Pikir bisa cepat kaya
Kalau cara mainnya begitu, ya wajar disebut judi.
Tapi trading yang dijalankan dengan probabilitas, risk-reward jelas, dan konsisten dalam jangka panjang itu beda cerita. Itu manajemen risiko, bukan lempar dadu.
Jadi pertanyaannya bukan “trading itu judi atau bukan?” Tapi: cara lo trading selama ini kayak apa?
Market gak peduli lo tersinggung. Market cuma menghukum yang gak disiplin.
BTC rebound. Tapi apakah ini awal reversal atau cuma napas sebelum turun lagi? 📈 +4% dalam 24 jam 📊 MACD bullish 💰 Volume naik 🏦 SAFU tambah ribuan BTC Secara permukaan, ini terlihat kuat. Namun di balik layar: Ribuan BTC masuk exchange. Whale distribusi. Realized loss pasar tembus $2,3 miliar. Risiko likuiditas global masih menghantui. Inflasi AS 2,4% memberi ruang napas. ETF baru diajukan. Institusi tetap akumulasi. Tapi fear di pasar masih ekstrem. Fase seperti ini biasanya penuh jebakan. Yang agresif akan bilang “bottom sudah lewat.” Yang konservatif akan bilang “tunggu konfirmasi.” Kuncinya sekarang: Apakah arus beli lebih kuat dari potensi supply exchange? Di market seperti ini, disiplin lebih penting dari opini.