Berdasarkan data dari Glassnode, saldo pengguna Bitcoin ($BTC ) dan Ether ($ETH ) di bursa sentral telah mencapai tingkat terendah dalam empat tahun terakhir.
Saldo pengguna BTC saat ini berada di bawah 2,3 juta coin, atau senilai US$160 miliar. Sementara saldo pengguna ETH berada di bawah 16 juta coin, senilai kurang dari US$59 miliar.
Penyebab saldo BTC dan ETH di bursa sentral menurun adalah aksi taking profit para pengguna yang telah berlangsung sejak krisis COVID-19 pada tahun 2020. Puncaknya ialah di tahun 2021.
Anthony Scaramucci Ramal Bitcoin Bisa Tembus US$700.000
Pendiri SkyBridge Capital, Anthony Scaramucci, mengungkap bahwa harga Bitcoin ($BTC ) berpotensi untuk bullish hingga level harga US$700.000 per unitnya.
Tingkat adopsi BItcoin di Amerika Serikat (AS) mencapai 5%, namun angka ini meningkat dengan cepat.
Jika tingkat percepatan adopsi Bitcoin terus bertahan seperti ini, kapitalisasi pasarnya bisa tumbuh 10 kali lipat dari nilai saat ini, yakni US$1,5 triliun. Saat itu, harga per unit BTC diperkirakan menyentuh level US$695.000 per unit.
Scaramucci menyebutkan dalam sebuah interview bahwa Bitcoin merupakan instrumen investasi dengan teknologi yang maju.
Analis Kripto, Ran, mengungkap bahwa BlackRock kini tengah mengincar sejumlah altcoin, salah satunya ialah Binance ($BNB ).
BNB adalah blockchain besar pertama yang mencapai titik tertinggi sepanjang masa dengan kapitalisasi pasar melebihi US$100 miliar.
Harga BNB baru-baru ini mencapai titik tertinggi sepanjang masa, melampaui ekspektasi dan mengejutkan banyak orang yang meragukan ekosistemnya.
Analis Ran percaya token dengan distribusi yang sebagian besar sudah beredar menunjukkan ekosistem yang kuat. Ia merekomendasikan untuk mulai mengakumulasi token ini.
Bitcoin Hampir Tembus US$72.000 Berkat Inflow Kapital ETF
Berdasarkan laman CoinMarketCap, harga pasar Bitcoin ($BTC ) sempat menyentuh level US$71.578 per unit pada perdagangan hari ini. Level tersebut hampir mendekati resistance terdekatnya, yakni US$72.000 per unit.
Besarnya arus kapital yang masuk pada 9 produk Exchange-Traded Funds (ETF) Spot Bitcoin, yakni mencapai US$492 juta, jadi sentimen positif dibalik melesatnya harga Bitcoin.
Sebagia besar dana yang masuk berasal dari investor institusional dan tradisional yang mulai mengembangkan portofolio aset digitalnya.