Michael Saylor Gaspol Akumulasi: Strategy Borong 1.142 BTC di Tengah Tekanan Pasar Di saat pasar kripto masih diliputi tekanan, Strategy Inc. justru menambah agresivitas akumulasi Bitcoin. Perusahaan yang dipimpin Michael Saylor ini membeli tambahan 1.142 BTC senilai sekitar US$90 juta, menegaskan keyakinan jangka panjang mereka terhadap aset digital tersebut.
Dengan pembelian terbaru ini, total kepemilikan Bitcoin Strategy kini mencapai sekitar 714.644 BTC per 8 Februari 2026. Menariknya, harga rata-rata akumulasi berada di kisaran US$78.815 per BTC, sebuah level yang secara implisit diposisikan Saylor sebagai zona nilai fundamental jangka panjang, meski harga pasar saat ini bergerak lebih rendah.
Langkah ini menjadi sinyal kepercayaan ekstrem dari institusi pemegang Bitcoin terbesar di dunia. Aksi Saylor berpotensi memengaruhi psikologi pasar, khususnya investor yang masih ragu di fase volatilitas tinggi.
Ikuti update market dan sudut pandang institusional bareng Menjadi Trader, bull market atau bear market, MT always winner. #menjaditrader #bitcoin #cryptonews #marketpsikologi NFA, DYOR.
Kevin Warsh Ternyata Tak Se-Hawkish Dugaan Awal, Sinyal Bullish untuk Emas? Pernyataan terbaru Kevin Warsh memunculkan perspektif baru soal arah kebijakan moneter AS. Ia mengisyaratkan keinginan menghidupkan kembali kolaborasi erat antara US Treasury dan Federal Reserve seperti era pra-1951, yang berarti pemerintah berpotensi memiliki pengaruh lebih besar terhadap keputusan bank sentral.
Tak hanya itu, Warsh juga mendorong ide yield-curve control, di mana The Fed menetapkan batas maksimal (ceiling) imbal hasil obligasi. Jika yield menembus level tersebut, bank sentral diwajibkan melakukan QE untuk menahannya. Skema ini secara historis identik dengan peningkatan likuiditas dan tekanan terhadap nilai mata uang.
Bagi pasar, arah kebijakan seperti ini dinilai menguntungkan aset lindung nilai terhadap monetary debasement, terutama emas. Dengan asumsi kebijakan tersebut benar-benar diterapkan, peluang emas untuk kembali reli dan menembus area US$5.000 pun mulai diperbincangkan.
Pantau terus dinamika makro dan dampaknya ke crypto market bareng Menjadi Trader, bull market atau bear market, MT always winner. #menjaditrader #makroekonomi #emas #cryptomarket NFA, DYOR.
24 jam terakhir jadi fase yang cukup liar buat Bitcoin. Harga sempat tertekan, tapi di saat yang sama ada tanda-tanda akumulasi dari pemain besar dan insentif baru dari platform. Market akhirnya berada di kondisi serba tanggung: belum bullish, tapi juga tidak sepenuhnya menyerah.
Gambaran Utama
Institusi mulai terlihat mengoleksi BTC di area harga sekarang.
Struktur teknikal masih menekan, ditambah arus dana keluar yang nyata.
Isu regulasi, khususnya soal stablecoin, berpotensi mengubah alur likuiditas pasar.
Sisi Positif
Dana institusional bergerak: entitas besar seperti SAFU Fund dan firma analitik ternama menambah kepemilikan BTC, sinyal kepercayaan jangka panjang.
Insentif platform mulai agresif: bonus +2,5% APR untuk holder BFUSD yang maintain long BTCUSDT bisa mendorong demand derivatif.
Aktivitas whale mendukung akumulasi: penarikan 3.500 BTC (~$249 juta) dari exchange menunjukkan niat simpan, bukan jual.
Risiko yang Masih Menekan
EMA 7 masih di bawah EMA 25 & 99, ditambah MACD bearish → momentum turun belum selesai.
Arus modal keluar cukup besar dalam 24 jam terakhir (hingga $58,9 juta), mencerminkan kehati-hatian pasar.
Difficulty mining turun 11%, terdalam sejak 2021, akibat hashrate anjlok → sinyal tekanan dari sisi miner.
Sentimen
Kekhawatiran regulasi stablecoin ramai dibahas, karena bisa memisahkan jalur fiat–kripto.
Aktivitas kecil di “wallet Satoshi” memicu spekulasi, dari sekadar simbolis sampai pemancing hype.
Retail terlihat panik (Google search BTC melonjak), sementara holder institusional justru relatif tenang.
➡️ Kesimpulan: smart money terlihat mulai masuk, tapi struktur pasar belum mendukung reversal. Ini fase penuh noise, fokus ke data, bukan emosi.
Regulasi Mandek, Euforia Kripto AS Mulai Luntur Harapan pasar terhadap kepastian regulasi kripto di Amerika Serikat kembali meredup. Gubernur Federal Reserve, Christopher Waller, menyebut pembahasan RUU Digital Asset Market Clarity Act (CLARITY) masih tersendat di Kongres akibat banyaknya penolakan dari para legislator. Ketidakpastian ini dinilai ikut memicu tekanan jual di pasar kripto.
Berbicara dalam sebuah konferensi di California, Waller mengatakan optimisme yang sempat mengangkat harga kripto pasca terpilihnya Donald Trump mulai memudar. Ia menilai sebagian euforia telah hilang, seiring pelaku pasar menyesuaikan ulang risiko di tengah volatilitas tinggi aset digital.
Di sisi lain, The Fed berencana meluncurkan proposal “skinny master accounts” sebelum akhir tahun. Skema ini difokuskan pada sistem pembayaran tanpa fitur penuh seperti rekening bank utama, dengan tujuan mendorong inovasi sekaligus membatasi risiko bagi bank sentral.
Tekanan pasar tercermin pada harga Bitcoin yang sempat melemah ke area US$70.000, di tengah sentimen ritel yang cenderung bearish. Waller menegaskan, pasar kripto memang terpisah dari sistem keuangan tradisional sehingga rentan mengalami koreksi tajam.
Ikuti terus update kripto dan cara membaca arah market bareng Menjadi Trader, bull market atau bear market, MT always winner. #menjaditrader #bitcoin #cryptonews #BTC NFA, DYOR.
Pergerakan Bitcoin makin rumit. Harga bergerak fluktuatif, data on-chain memberi sinyal campuran, sementara faktor makro mulai mengambil peran lebih besar dalam membentuk sentimen.
Garis Besar
Pemain besar masih terlihat menambah eksposur BTC.
Agenda makro ke depan berpotensi jadi pemicu volatilitas besar.
Sinyal teknikal jangka pendek melemah, tapi valuasi jangka panjang mulai terlihat menarik.
Sisi Positif
Akumulasi institusional berlanjut: entitas besar dan bursa kembali menambah BTC, diperkuat isyarat lanjutan pembelian dari Michael Saylor.
Mayer Multiple di sekitar 0,6 → BTC diperdagangkan jauh di bawah MA 200H, level yang secara historis sering muncul di fase capitulation.
Adopsi terus jalan: makin banyak merchant menerima BTC, ditambah dorongan kebijakan seperti wacana Community Bitcoin Reserve di Illinois.
Risiko yang Perlu Diperhatikan
Minggu depan padat event makro penting (FOMC, injeksi likuiditas Fed) → potensi lonjakan volatilitas sangat tinggi.
Momentum jangka pendek masih lemah: MACD negatif dan RSI6 turun tajam menandakan tekanan jual belum sepenuhnya reda.
Skenario bearish belum mati, dengan target koreksi yang masih dibicarakan di area $50K–$60K, bahkan ekstremnya $38K.
Sentimen Komunitas terbelah. Sebagian bersiap menghadapi kelanjutan bear market, sebagian lain justru melihat fase ini sebagai zona akumulasi langka, apalagi setelah munculnya aktivitas wallet lama.
➡️ Kesimpulan: data jangka panjang mulai mendukung akumulasi, tapi timing jangka pendek masih berisiko. Pasar belum memberi kepastian sabar dan selektif tetap strategi terbaik.
Bitcoin lagi masuk fase naik-turun cepat. Setelah koreksi tajam, harga sempat memantul, tapi arah berikutnya masih penuh tanda tanya. Market kelihatan bingung: fear ekstrem di satu sisi, sinyal distribusi di sisi lain.
Gambaran Besar
Momentum teknikal mulai melemah dan volatilitas cenderung turun.
Aktivitas whale dan arus ETF mengindikasikan potensi tekanan jual lanjutan.
Ketakutan pasar berada di level ekstrem, kondisi yang sering memancing narasi akumulasi kontrarian.
Sisi Positif
Fear & Greed Index jatuh ke level 6, terendah dalam >3 tahun → secara historis sering muncul dekat fase akumulasi.
Arus masuk ETF kembali muncul: klien BlackRock membeli $231 juta ETF BTC, menghentikan tren outflow dua hari sebelumnya.
Short squeeze kecil terjadi: >$90 juta posisi short BTC & ETH terlikuidasi dalam waktu singkat, memberi dorongan harga sementara.
Whale lama dan institusi besar memindahkan ribuan BTC ke bursa, membuka peluang tekanan jual.
ETF BTC masih mencatat outflow mingguan >$358 juta, menandakan demand institusional belum stabil.
Sentimen Komunitas terbelah. Sebagian melihat fear ekstrem sebagai peluang emas jangka panjang, sebagian lain menganggap ini belum waktunya menyimpulkan bottom.
➡️ Kesimpulan: kondisi ini cocok untuk observasi dan akumulasi bertahap bagi long-term thinker, tapi masih berisiko untuk agresif. Pasar belum memberi kepastian, disiplin tetap kunci.