Di ajang DAS Asia 2026 (7 Oktober), salah satu pendiri Hyperliquid Labs, Jeff Yan, menyatakan bahwa setahun lalu ia masih ragu apakah trader opsi akan beralih ke kontrak perpetual. Kini ia yakin jawabannya tidak.

Menurut Yan, kontrak perpetual memang memenuhi kebutuhan sebagian besar pengguna. Namun, sebagian trader merasa produk ini saja tidak cukup untuk mengekspresikan seluruh pandangan mereka terhadap pasar. Ia menilai opsi dan kontrak perpetual adalah produk yang saling melengkapi dengan tujuan berbeda.

Yan juga menyebut HIP-4 sebagai jalur yang jelas untuk membangun protokol opsi di Hyperliquid. Jalur ini dapat memanfaatkan spot, order book, dan margin portofolio, serta memakai kontrak perpetual untuk lindung nilai delta.

#Binance #CryptoNewss