Poin Utama

  • Likuidasi terjadi ketika saldo margin jatuh di bawah margin pemeliharaan. Harga likuidasi adalah titik ketika posisi pedagang mulai memasuki likuidasi.

  • Harga kebangkrutan adalah titik ketika kerugian pedagang sama dengan nilai jaminan yang disetorkan atau margin awal.

  • Dalam order likuidasi, harga likuidasi sesuai dengan harga stop, sedangkan harga kebangkrutan adalah harga limit ketika order akan dieksekusi.

Pedagang sering menghadapi likuidasi dalam futures mata uang kripto. Para pemula yang tidak familier dengan derivatif mata uang kripto mungkin menganggap eksekusi likuidasi untuk posisi terbuka mereka membingungkan.

Di Binance Futures, order likuidasi dieksekusi dengan mempertimbangkan harga likuidasi dan harga kebangkrutan. Ini adalah dua titik harga penting yang perlu diketahui pedagang saat berdagang kontrak perpetual. Artikel ini membahas peran harga likuidasi dan kebangkrutan dalam eksekusi order likuidasi.

Dasar-Dasar Likuidasi

Likuidasi terjadi ketika saldo margin turun di bawah margin pemeliharaan. Saldo margin adalah jumlah saldo dompet dan PnL belum terealisasi, sedangkan margin pemeliharaan adalah jumlah minimum margin yang harus dijaga oleh pedagang agar posisi futures mereka tetap terbuka.

Di Binance Futures, likuidasi terjadi pada Mark Price, yaitu estimasi nilai sebenarnya dari sebuah kontrak. Harga Mark mempertimbangkan nilai wajar aset untuk mencegah likuidasi yang tidak perlu selama pasar volatil. Di sisi lain, Harga Terakhir mengacu pada harga perdagangan terbaru dari kontrak futures di Binance.

Harga Likuidasi vs. Harga Kebangkrutan

Harga likuidasi adalah harga ketika posisi akan mulai memasuki likuidasi. Ada beberapa faktor yang dapat memengaruhi ambang batas ini, termasuk leverage yang digunakan, tingkat margin pemeliharaan, harga mata uang kripto saat ini, dan sisa saldo akun pedagang.

Harga kebangkrutan adalah harga ketika kerugian pedagang menjadi sama dengan nilai jaminan yang disetorkan atau margin awal. Pada titik ini, saldo margin pengguna yang dilikuidasi akan setara dengan nol.

Bagaimana cara order likuidasi dieksekusi?

Kami sekarang akan menjelaskan cara order likuidasi dieksekusi dalam konteks kedua harga ini. Dalam praktiknya, order likuidasi bekerja serupa dengan limit order yang dipasang pada harga kebangkrutan. Namun untuk mendapatkan gambaran yang lebih baik, mari kita lihat eksekusi order likuidasi sebagai stop-limit order dua langkah.

Dalam stop-limit order, Anda memilih harga stop (baik harga Terakhir maupun harga Mark) dan harga limit ketika order Anda akan dieksekusi. Saat posisi Anda mencapai harga stop, limit order akan dipicu dan dieksekusi pada harga limit.

Mari pertimbangkan order likuidasi sebagai stop-limit order dengan harga jenis pemicu sebagai harga Mark. Stop-limit order dipicu saat posisi Anda mencapai harga Mark. Dalam order likuidasi, harga likuidasi adalah harga stop, sedangkan harga kebangkrutan adalah harga limit ketika order akan dieksekusi.

Jadi, ketika harga kontrak melebihi harga likuidasi, proses likuidasi dimulai. Harga kebangkrutan adalah harga limit yang digunakan ketika saldo margin pengguna akan dilikuidasi.

Dana asuransi

Binance Futures menggunakan Dana Asuransi untuk melindungi pedagang yang bangkrut dari kerugian dan menjamin bahwa keuntungan pedagang yang berhasil dibayarkan sepenuhnya.

Seperti penjelasan di atas, pedagang rentan terhadap likuidasi ketika jaminan mereka kurang dari margin pemeliharaan mereka. Ketika para pedagang ini tidak dapat menjual posisinya atau memiliki saldo akun negatif setelah semua posisi dilikuidasi, mereka dinyatakan bangkrut. Dalam situasi ini, Binance mengambil kendali sisa posisi mereka.

Misalnya, posisi pedagang dilikuidasi dengan harga lebih tinggi dari harga kebangkrutan (artinya, kerugian tidak melebihi margin awal). Dalam hal ini, sisa dana yang diperoleh akan masuk ke dana asuransi.

Namun, jika harga likuidasi lebih rendah dari harga kebangkrutan, kerugian pedagang akan melebihi margin awalnya. Dalam hal ini, Dana Asuransi akan menutupi defisit tersebut.

Kesimpulan

Anda harus mengenal konsep likuidasi dan cara mencegahnya sebelum melakukan perdagangan derivatif mata uang kripto. Likuidasi terjadi ketika seorang individu tidak dapat memenuhi margin yang dibutuhkan untuk posisi leverage mereka di pasar.

Untuk menghindari likuidasi, Anda disarankan untuk memperhatikan rasio margin dengan cermat, menggunakan leverage secara bertanggung jawab, menghindari akumulasi lebih banyak kontrak dalam posisi merugi, dan memanfaatkan alat perdagangan seperti stop-loss order.

Baca artikel berikut untuk mempelajari selengkapnya tentang likuidasi dalam perdagangan kripto dan cara menghindarinya:

  • (Blog) Tiga Kesalahpahaman tentang Likuidasi di Binance Futures

  • (FAQ) Cara Mengurangi Peluang Anda untuk Dilikuidasi

  • (FAQ) Cara Kerja Likuidasi dalam Perdagangan Futures

Peringatan Risiko: Harga aset digital dapat menjadi volatil. Nilai investasi Anda bisa turun atau naik. Anda mungkin tidak mendapatkan kembali jumlah yang sudah diinvestasikan. Anda bertanggung jawab sepenuhnya terhadap keputusan investasi Anda. Binance tidak bertanggung jawab terhadap kerugian yang mungkin Anda alami. Perdagangan Futures, khususnya, terpengaruh oleh risiko pasar dan volatilitas harga yang tinggi. Semua saldo margin Anda dapat dilikuidasi jika terjadi pergerakan harga yang ekstrem. Kinerja masa lalu bukan penentu yang dapat diandalkan untuk kinerja masa depan. Sebelum melakukan perdagangan, Anda harus membuat penilaian independen tentang kelayakan transaksi dengan mempertimbangkan tujuan dan keadaan Anda sendiri, termasuk risiko dan potensi keuntungannya. Berkonsultasilah dengan penasihat Anda sendiri, jika perlu. Informasi ini tidak boleh ditafsirkan sebagai nasihat keuangan atau investasi. Untuk mempelajari selengkapnya tentang cara melindungi diri Anda, kunjungi halaman Perdagangan yang Bertanggung Jawab kami. Untuk informasi selengkapnya, baca Ketentuan Penggunaan dan Peringatan Risiko kami.