Co-CEO Binance, Yi He, memberikan pembaruan terbaru terkait insiden keamanan yang berdampak pada aset kripto senilai sekitar US$6,3 miliar.


Dalam pernyataannya pada 30 Oktober 2026, Yi He menjelaskan bahwa sebagian besar aset kripto yang terdampak sebenarnya sudah tersedia dalam cadangan milik Binance sendiri.


Binance menyebut telah menyiapkan dana perusahaan lebih dari US$6,34 miliar untuk menutup seluruh kerugian. Sekitar US$5 miliar di antaranya sudah tersedia dalam bentuk token yang sama dengan aset terdampak.


Selain itu, sekitar US$3 miliar aset telah berhasil dibekukan melalui kerja sama dengan berbagai mitra industri.


Bagaimana dengan penarikan dana?


Yi He menyampaikan bahwa layanan penarikan ditargetkan kembali dibuka dalam waktu 42 jam. Namun, proses tersebut tetap bergantung pada penyelesaian pemeriksaan keamanan dan pemulihan infrastruktur.


Binance juga berkomitmen memperbarui Proof of Reserves agar pengguna dapat memverifikasi cadangan aset yang mendukung saldo mereka.


Ada tiga hal penting yang perlu diperhatikan:


  1. Binance menyatakan akan menanggung seluruh kerugian akibat insiden tersebut.

  2. Sebagian besar aset pengganti sudah tersedia dalam cadangan perusahaan.

  3. Pembukaan penarikan menunggu sistem benar-benar dinyatakan aman.

Insiden ini menjadi ujian besar bagi keamanan dan transparansi industri kripto.


Kini perhatian pasar tertuju pada realisasi pemulihan layanan dan bukti cadangan Binance berikutnya.


💬 Menurut kalian, apakah langkah Binance ini cukup untuk memulihkan kepercayaan pengguna?


#Binance #CryptoNews #YiHe #Bitcoin #CryptoSecurity