🚨 MARKET CRASH! Trader Bitcoin Auto Rungkad Rp201 Miliar Gegara Nekat LONG!
Pasar crypto kembali diguncang gelombang likuidasi besar-besaran. Seorang trader Bitcoin dilaporkan kehilangan posisi senilai US$11,09 juta atau sekitar Rp201 miliar setelah terkena likuidasi di Binance pada Jumat (30/10).
Berdasarkan data CoinGlass, kejadian ini menjadi likuidasi terbesar dalam 24 jam terakhir, ketika harga Bitcoin melemah hingga US$77.005.
Namun, bukan hanya satu trader yang terkena dampaknya.
📉 243.494 trader terkena likuidasi dalam 24 jam, dengan total kerugian mencapai US$1,49 miliar.
Berikut rinciannya:
🔴 Posisi LONG: US$1,29 miliar.
🟢 Posisi SHORT: US$197,15 juta.
⚠️ Dalam satu jam, posisi derivatif senilai US$629 juta ikut terhapus, dengan lebih dari 96% berasal dari posisi LONG.
Artinya, mayoritas trader sebelumnya bertaruh bahwa harga crypto akan naik. Namun, ketika pasar justru bergerak turun, efek leverage membuat kerugian semakin besar dan memicu likuidasi berantai.
Situasi semakin memanas setelah muncul kabar dugaan insiden keamanan yang sedang diselidiki Binance. Changpeng Zhao (CZ) juga menyebut insiden tersebut tampaknya merupakan aksi peretasan.
🔥 Pelajaran penting bagi trader:
Jangan terlalu percaya diri saat mengambil posisi LONG maupun SHORT. Leverage tinggi memang bisa memperbesar potensi keuntungan, tetapi juga meningkatkan risiko kehilangan modal dalam waktu singkat.
Di pasar crypto, arah harga bisa berubah kapan saja.
Menurut kalian, apakah ini hanya koreksi pasar atau awal dari tekanan bearish yang lebih besar untuk Bitcoin?
#bitcoin #BTC #Binance #CryptoNews #Liquidation #coinglass #CryptoMarket
$Q $DOOD
Pasar crypto kembali diguncang gelombang likuidasi besar-besaran. Seorang trader Bitcoin dilaporkan kehilangan posisi senilai US$11,09 juta atau sekitar Rp201 miliar setelah terkena likuidasi di Binance pada Jumat (30/10).
Berdasarkan data CoinGlass, kejadian ini menjadi likuidasi terbesar dalam 24 jam terakhir, ketika harga Bitcoin melemah hingga US$77.005.
Namun, bukan hanya satu trader yang terkena dampaknya.
📉 243.494 trader terkena likuidasi dalam 24 jam, dengan total kerugian mencapai US$1,49 miliar.
Berikut rinciannya:
🔴 Posisi LONG: US$1,29 miliar.
🟢 Posisi SHORT: US$197,15 juta.
⚠️ Dalam satu jam, posisi derivatif senilai US$629 juta ikut terhapus, dengan lebih dari 96% berasal dari posisi LONG.
Artinya, mayoritas trader sebelumnya bertaruh bahwa harga crypto akan naik. Namun, ketika pasar justru bergerak turun, efek leverage membuat kerugian semakin besar dan memicu likuidasi berantai.
Situasi semakin memanas setelah muncul kabar dugaan insiden keamanan yang sedang diselidiki Binance. Changpeng Zhao (CZ) juga menyebut insiden tersebut tampaknya merupakan aksi peretasan.
🔥 Pelajaran penting bagi trader:
Jangan terlalu percaya diri saat mengambil posisi LONG maupun SHORT. Leverage tinggi memang bisa memperbesar potensi keuntungan, tetapi juga meningkatkan risiko kehilangan modal dalam waktu singkat.
Di pasar crypto, arah harga bisa berubah kapan saja.
Menurut kalian, apakah ini hanya koreksi pasar atau awal dari tekanan bearish yang lebih besar untuk Bitcoin?
#bitcoin #BTC #Binance #CryptoNews #Liquidation #coinglass #CryptoMarket
$Q $DOOD
