Amerika Serikat mengambil langkah besar untuk mempercepat pengembangan drone, robotika, dan teknologi AI untuk kebutuhan militer.

Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth mengumumkan pembentukan Autonomous Warfare Command (AutoWarCom), sebuah komando baru yang akan berfokus pada pengembangan dan penggunaan sistem otonom serta robotika dalam militer AS.

AutoWarCom ditargetkan mulai beroperasi pada Oktober 2027. Langkah ini menjadi bagian dari upaya Pentagon untuk mempercepat pengadaan dan penggunaan teknologi drone dalam skala besar.

💰 Yang paling menarik adalah anggarannya.

Pentagon mengusulkan sekitar $74 MILIAR untuk teknologi autonomous warfare, termasuk drone dan sistem anti-drone. Nilai tersebut menunjukkan seberapa besar perhatian pemerintah AS terhadap teknologi perang berbasis AI dan sistem tanpa awak.

Selain meningkatkan produksi drone, AS juga ingin memperkuat rantai pasok domestik. Komponen seperti mesin, baling-baling, sensor, dan perangkat lainnya diharapkan dapat diproduksi dari dalam negeri atau sumber yang dianggap aman.

📈 Dampaknya tidak hanya dirasakan sektor pertahanan.

Perusahaan yang bergerak di bidang drone, robotika, AI, sensor, dan teknologi anti-drone berpotensi mendapat perhatian lebih besar dari pasar seiring meningkatnya belanja pertahanan.

Beberapa saham perusahaan drone bahkan langsung menjadi perhatian investor setelah pengumuman tersebut, termasuk Ondas (ONDS), AeroVironment (AVAV), Kratos Defense (KTOS), Red Cat Holdings (RCAT), dan Unusual Machines (UMAC). Namun, pergerakan harga masing-masing saham tetap bergantung pada kondisi pasar dan perkembangan bisnis perusahaan.

🌐 Era perang berbasis drone dan AI tampaknya semakin nyata.

Dengan pembentukan AutoWarCom dan rencana investasi puluhan miliar dolar, Amerika Serikat menunjukkan bahwa teknologi otonom kini menjadi bagian penting dari strategi pertahanan masa depan.

Pertanyaannya: apakah belanja besar-besaran ini akan memicu gelombang baru investasi di industri drone dan AI?

Sumber: Reuters, Wall Street Journal

#Aİ #Drone #Defense #Technology #Stocks