Kini Bitcoin Mulai Wakili 1,3% dari Total Keuangan Global.
River, platform analisis Bitcoin ($BTC ), dalam riset terbarunya mengungkapkan bahwa Bitcoin saat ini mencakup 1,3% dari peredaran total mata uang global.
Dengan kata lain, meski nilainya masih lebih besar mata uang fiat, peredaran Bitcoin mulai menguasai pasar global. Data dari BGeometrics dan World Gold Council mengelompokkan total uang yang beredar dalam dua kategori utama, yakni fiat money seperti mata uang yang
diterbitkan pemerintah dan hard money seperti aset digital crypto.
Adapun fiat money secara global saat ini sekitar US$108,2 triliun atau sebesar 83,2%, sedangkan hard money US$21,9 triliun atau sebesar 16,9%.
Mata uang fiat global saat ini masih dipimpin oleh yuan China di posisi terbesar sebanyak US$44,0 triliun, lalu ada dolar AS sebesar US$20,9 triliun, euro US$17,0 triliun, yen
Jepang US$8,5 triliun, pound Inggris US$4,0 triliun, dan nilai mata uang fiat lainnya US$13,8 triliun.
Sedangkan hard money yang bersifat jangka panjang masih di dominasi oleh emas sebanyak US$20,2 triliun, sementara Bitcoin kini bernilai US$1,7 triliun, yang menjadikannya sekitar 1,3% dari total uang global.
Selain itu, alasan Bitcoin mulai dilirik lantaran salah satu aset digital tersebut bisa menjadi lindung nilai dan terhindar dari inflasi.
Pertumbuhan Bitcoin ini pun menandai peningkatan dalam adopsi aset digital tersebut memang untuk jangka panjang dan penyimpan nilai alternatif selain emas.
River, platform analisis Bitcoin ($BTC ), dalam riset terbarunya mengungkapkan bahwa Bitcoin saat ini mencakup 1,3% dari peredaran total mata uang global.
Dengan kata lain, meski nilainya masih lebih besar mata uang fiat, peredaran Bitcoin mulai menguasai pasar global. Data dari BGeometrics dan World Gold Council mengelompokkan total uang yang beredar dalam dua kategori utama, yakni fiat money seperti mata uang yang
diterbitkan pemerintah dan hard money seperti aset digital crypto.
Adapun fiat money secara global saat ini sekitar US$108,2 triliun atau sebesar 83,2%, sedangkan hard money US$21,9 triliun atau sebesar 16,9%.
Mata uang fiat global saat ini masih dipimpin oleh yuan China di posisi terbesar sebanyak US$44,0 triliun, lalu ada dolar AS sebesar US$20,9 triliun, euro US$17,0 triliun, yen
Jepang US$8,5 triliun, pound Inggris US$4,0 triliun, dan nilai mata uang fiat lainnya US$13,8 triliun.
Sedangkan hard money yang bersifat jangka panjang masih di dominasi oleh emas sebanyak US$20,2 triliun, sementara Bitcoin kini bernilai US$1,7 triliun, yang menjadikannya sekitar 1,3% dari total uang global.
Selain itu, alasan Bitcoin mulai dilirik lantaran salah satu aset digital tersebut bisa menjadi lindung nilai dan terhindar dari inflasi.
Pertumbuhan Bitcoin ini pun menandai peningkatan dalam adopsi aset digital tersebut memang untuk jangka panjang dan penyimpan nilai alternatif selain emas.
