Euroclear, lembaga kliring utama di Eropa, telah mengumumkan kolaborasinya dengan World Bank untuk meluncurkan platform penerbitan sekuritas yang menggunakan token (RWA). Inisiatif ini mencakup penerbitan obligasi digital senilai €100 juta atau sekitar US$106 juta, yang diumumkan dalam sebuah siaran pers pada hari Selasa.

Unit Euroclear, Digital Securities Issuance (D-SI), adalah bagian utama dari inisiatif ini. D-SI bertanggung jawab atas berbagai tahap, mulai dari penerbitan, distribusi, hingga penyelesaian aset keuangan digital. Proses ini sepenuhnya berjalan melalui buku besar terdistribusi yang memiliki struktur unik. Dalam buku besar ini, setiap peserta atau node dalam jaringan memiliki kemampuan untuk menyimpan dan memperbarui database secara mandiri.

Bank Internasional untuk Rekonstruksi dan Pembangunan (IBRD) yang merupakan bagian dari World Bank Group telah menggunakan obligasi ini sebagai sumber dana untuk mendukung inisiatif pembangunan berkelanjutan. Obligasi ini telah sukses diperdagangkan di Bursa Efek Luksemburg, menunjukkan daya tariknya di pasar keuangan utama.

Citi Services, yang saat ini mengelola aset senilai $28 triliun, memegang peran sebagai agen penerbit dan manajer investasi dalam proyek ini, sedangkan TD Securities bertindak sebagai dealer. Teknologi blockchain Corda R3 digunakan sebagai fondasi untuk menerbitkan obligasi digital ini, menunjukkan tingginya kepercayaan terhadap teknologi ini.

CEO Euroclear, Lieve Mostrey, menyoroti signifikansi peluncuran ini dengan mengatakan, "Pengenalan hari ini merupakan tonggak penting bagi klien kami dan potensi aset digital. Kami berkomitmen untuk menyediakan solusi teknologi yang memberi daya kepada para investor, mempromosikan transparansi di pasar, serta mendukung pertumbuhan dan stabilitas seluruh peserta pasar."

Inisiatif ini menyoroti perpaduan yang sedang berlangsung antara layanan keuangan konvensional dan aset digital. Dengan menyematkan aset dunia nyata (RWA) ke dalam infrastruktur berbasis blockchain melalui tokenisasi, terdapat potensi untuk meningkatkan efisiensi, mengurangi biaya operasional, serta meningkatkan aksesibilitas dan transparansi.

Pasar aset yang telah ditokenisasi sedang berkembang dengan pesat, dengan perkiraan dari perusahaan investasi aset digital 21.co yang menempatkannya dalam kisaran nilai antara $3,5 triliun hingga $10 triliun pada akhir dekade ini.