Near Intents mengalami eksploitasi yang mengakibatkan kerugian lebih dari $3,8 juta (sekitar Rp61 miliar) setelah dompet panas (hot wallet) mereka di jaringan BSC diserang melalui beberapa transaksi keluar tidak wajar.
Dompet panas dengan alamat 0x233c langsung berhenti memproses transaksi, dan situs status menunjukkan insiden yang memengaruhi sejumlah jaringan EVM. Dana curian segera ditransfer ke KuCoin lalu dikonversi menjadi Bitcoin.
Tim Near Intents bergerak cepat. Kerentanan pada interaksi infrastruktur setoran-penarikan Omni dan kontrak pintar berhasil ditambal dalam satu jam. Manajer umum Near Intents, Alex Shevchenko, bahkan memberi ultimatum 48 jam kepada penyerang sambil menyatakan identitasnya sudah teridentifikasi.
Hasilnya, sekitar 1 Oktober penyerang mengembalikan seluruh dana. Pesan on-chain yang ditinggalkan berbunyi: "Kami telah mengembalikan semua dana, kami salah." Investigasi pun resmi ditutup.