AI & Compute Jadi Mesin Baru Ekonomi, Bitcoin Siap Catch-Up?
Laporan MIT Business Cycle Update (12 Februari 2026) menunjukkan paradigma baru di pasar global: AI dan komputasi (compute) kini menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi. Sejak 2025, sektor semikonduktor bukan sekadar indikator, tapi sumber pemicu ekspansi penjualan chip memicu aktivitas ekonomi luas. Tahun 2026 diprediksi fokus pada pengeluaran modal (capex) dan pembangunan infrastruktur dunia nyata.
Likuiditas global masih tinggi, menentang narasi “peak liquidity”. Saham teknologi tetap di level tertinggi, credit spreads rendah, sementara dolar AS mulai melemah. Indikator makro global menunjukkan ekonomi berada di fase Macro Spring, dengan 95% negara masuk zona ekspansi dan 61% PMI global sinkron dalam pertumbuhan positif.
Meski Bitcoin sempat melemah, kondisi ini dianggap anomali jangka pendek. Data historis menunjukkan ketika ISM ekspansif dan likuiditas tinggi, BTC punya potensi catch-up besar. RSI mingguan Bitcoin yang sempat di bawah 30 menandai peluang akumulasi menguntungkan untuk jangka panjang.
Rezim makro saat ini tetap mendukung risk-taking; likuiditas tinggi dan pertumbuhan manufaktur global memberi ruang bagi aset berisiko untuk naik.
Follow akun Menjadi Trader untuk insight makro & kripto terkini #menjaditrader #bitcoin #macro #cryptomarket #trading
NFA, DYOR.
