Pola Utama Support Resistance (DBR DBD DBR RBR)
Support dan resistance adalah dua konsep penting dalam analisis teknikal. Support adalah level harga di mana tekanan beli cenderung meningkat dan harga cenderung berbalik naik. Resistance adalah level harga di mana tekanan jual cenderung meningkat dan harga cenderung berbalik turun.
Ada empat pola utama support resistance yang dapat diidentifikasi di chart, yaitu:
Rally Base Rally (RBR)
Drop Base Drop (DBD)
Rally Base Drop (RBD)
Drop Base Rally (DBR)

Rally Base Rally (RBR)
Pola RBR terbentuk ketika harga bergerak naik dan kemudian membentuk konsolidasi di atas level support. Setelah konsolidasi selesai, harga biasanya melanjutkan pergerakan naik.
Pola RBR adalah pola yang kuat karena menunjukkan bahwa ada banyak tekanan beli di level support. Pola ini sering digunakan sebagai sinyal untuk membuka posisi beli.
Drop Base Drop (DBD)
Pola DBD terbentuk ketika harga bergerak turun dan kemudian membentuk konsolidasi di bawah level resistance. Setelah konsolidasi selesai, harga biasanya melanjutkan pergerakan turun.
Pola DBD adalah pola yang kuat karena menunjukkan bahwa ada banyak tekanan jual di level resistance. Pola ini sering digunakan sebagai sinyal untuk membuka posisi jual.
Rally Base Drop (RBD)
Pola RBD terbentuk ketika harga bergerak naik dan kemudian membentuk konsolidasi di atas level support. Setelah konsolidasi selesai, harga bergerak turun dan kemudian membentuk konsolidasi di bawah level resistance. Setelah konsolidasi kedua selesai, harga biasanya melanjutkan pergerakan naik.
Pola RBD adalah pola yang lebih kompleks daripada pola RBR atau DBD. Pola ini sering digunakan sebagai sinyal untuk membuka posisi beli setelah harga rebound dari level resistance.
Drop Base Rally (DBR)
Pola DBR terbentuk ketika harga bergerak turun dan kemudian membentuk konsolidasi di bawah level resistance. Setelah konsolidasi selesai, harga bergerak naik dan kemudian membentuk konsolidasi di atas level support. Setelah konsolidasi kedua selesai, harga biasanya melanjutkan pergerakan turun.
Pola DBR adalah pola yang lebih kompleks daripada pola RBR atau DBD. Pola ini sering digunakan sebagai sinyal untuk membuka posisi jual setelah harga rebound dari level support.
Cara Membaca Pola Support Resistance
Untuk membaca pola support resistance, Anda perlu mengidentifikasi level support dan resistance terlebih dahulu. Level support biasanya ditandai dengan adanya aksi beli yang kuat, seperti candle bullish engulfing atau pin bar bullish. Level resistance biasanya ditandai dengan adanya aksi jual yang kuat, seperti candle bearish engulfing atau pin bar bearish.
Setelah Anda mengidentifikasi level support dan resistance, Anda dapat mulai mencari pola support resistance. Pola RBR dan DBD adalah pola yang paling mudah diidentifikasi. Pola RBD dan DBR adalah pola yang lebih kompleks dan membutuhkan pengalaman lebih untuk mengidentifikasinya.
Kesimpulan
Pola support resistance adalah alat yang ampuh untuk mengidentifikasi potensi reversal harga. Dengan mempelajari pola-pola ini, Anda dapat meningkatkan peluang Anda untuk meraih keuntungan dari pasar.