Binance Square
#beritacrypto

beritacrypto

48,558 views
28 ກຳລັງສົນທະນາ
FathulH
·
--
🚨 UPDATE CRYPTO HARI INI — 16 SEPTEMBER 2026 📉 Bitcoin berada di sekitar US$75.423, setelah sebelumnya turun sekitar 4%. 📉 Ethereum juga melemah ke sekitar US$2.388. 🇺🇸 Salah satu tekanan pasar datang setelah Senat AS gagal memajukan RUU regulasi crypto komprehensif. 🏦 Pasar crypto juga menunggu keputusan suku bunga Federal Reserve hari ini. ⚠️ Catatan: Harga crypto bisa berubah sangat cepat. Ini informasi pasar, bukan jaminan harga akan naik atau turun. $BTC {spot}(BTCUSDT) #Ethereum $ETH {spot}(ETHUSDT) #ETH #BeritaCrypto
🚨 UPDATE CRYPTO HARI INI — 16 SEPTEMBER 2026

📉 Bitcoin berada di sekitar US$75.423, setelah sebelumnya turun sekitar 4%.

📉 Ethereum juga melemah ke sekitar US$2.388.

🇺🇸 Salah satu tekanan pasar datang setelah Senat AS gagal memajukan RUU regulasi crypto komprehensif.

🏦 Pasar crypto juga menunggu keputusan suku bunga Federal Reserve hari ini.

⚠️ Catatan: Harga crypto bisa berubah sangat cepat. Ini informasi pasar, bukan jaminan harga akan naik atau turun.

$BTC
#Ethereum $ETH
#ETH #BeritaCrypto
·
--
ສັນຍານໝີ
Bangsat plus Anjay double😂 $QNT betul turun ke 250 setelah dari 260. Postingan analisa saya seperti digambar betul Jitu. Senang rasanya kalau ada yang cuan dari membaca dan open posisi berdasarkan postingan itu. #QNT #Beritacrypto
Bangsat plus Anjay double😂
$QNT betul turun ke 250 setelah dari 260. Postingan analisa saya seperti digambar betul Jitu. Senang rasanya kalau ada yang cuan dari membaca dan open posisi berdasarkan postingan itu. #QNT #Beritacrypto
Mengapa Perusahaan Jepang Lagi "Mengerem" di Tengah Panasnya Timur Tengah? 🇯🇵📉 Lagi musimnya perusahaan Jepang laporin performa keuangan mereka, tapi ada yang terasa beda. Bukannya optimistis, mereka malah cenderung "takut" atau konservatif. Kenapa ya? ​Berdasarkan survei terbaru dari Teikoku Databank, cuma 23,9% perusahaan Jepang yang berani pasang target naik laba untuk tahun fiskal hingga Maret 2027. Ini sudah tahun ketiga berturut-turut lho, angka perusahaan yang optimistis malah makin ciut! ​Apa sih yang bikin mereka cemas? Salah satu operator hotel di Jepang blak-blakan soal ketakutan mereka: Konflik di Timur Tengah. ​Ini bukan cuma masalah perang di sana, tapi efek dominonya yang bisa "menghajar" ekonomi Jepang secara global: ​Harga Minyak Meroket: Konflik bikin suplai energi terganggu, harga minyak dunia pun naik. ​Inflasi Menggila: Harga bahan baku naik, biaya produksi perusahaan pun ikut melonjak. ​Yen Tertekan (Depresiasi): Mata uang Yen yang melemah bikin biaya impor Jepang makin mahal. Akhirnya, margin keuntungan perusahaan jadi tergerus. ​Singkatnya, perusahaan Jepang sedang "siap siaga" (mode defensif). Mereka lebih memilih main aman daripada berjanji muluk-muluk di tengah ketidakpastian geopolitik. ​Pesan buat kita: Kalau raksasa ekonomi seperti Jepang saja sudah sangat hati-hati memprediksi pasar, ini jadi pengingat bagi kita semua untuk tetap mengelola keuangan dengan bijak dan melihat situasi global sebelum mengambil keputusan investasi besar. ​Bagaimana menurut kalian? Apakah ini tanda ekonomi global bakal melambat tahun depan? Yuk, diskusi di kolom komentar! 👇 #beritacrypto #Jepang #Investasi
Mengapa Perusahaan Jepang Lagi "Mengerem" di Tengah Panasnya Timur Tengah? 🇯🇵📉

Lagi musimnya perusahaan Jepang laporin performa keuangan mereka, tapi ada yang terasa beda. Bukannya optimistis, mereka malah cenderung "takut" atau konservatif. Kenapa ya?
​Berdasarkan survei terbaru dari Teikoku Databank, cuma 23,9% perusahaan Jepang yang berani pasang target naik laba untuk tahun fiskal hingga Maret 2027. Ini sudah tahun ketiga berturut-turut lho, angka perusahaan yang optimistis malah makin ciut!

​Apa sih yang bikin mereka cemas?
Salah satu operator hotel di Jepang blak-blakan soal ketakutan mereka: Konflik di Timur Tengah.
​Ini bukan cuma masalah perang di sana, tapi efek dominonya yang bisa "menghajar" ekonomi Jepang secara global:

​Harga Minyak Meroket: Konflik bikin suplai energi terganggu, harga minyak dunia pun naik.
​Inflasi Menggila: Harga bahan baku naik, biaya produksi perusahaan pun ikut melonjak.
​Yen Tertekan (Depresiasi): Mata uang Yen yang melemah bikin biaya impor Jepang makin mahal. Akhirnya, margin keuntungan perusahaan jadi tergerus.

​Singkatnya, perusahaan Jepang sedang "siap siaga" (mode defensif). Mereka lebih memilih main aman daripada berjanji muluk-muluk di tengah ketidakpastian geopolitik.
​Pesan buat kita:

Kalau raksasa ekonomi seperti Jepang saja sudah sangat hati-hati memprediksi pasar, ini jadi pengingat bagi kita semua untuk tetap mengelola keuangan dengan bijak dan melihat situasi global sebelum mengambil keputusan investasi besar.
​Bagaimana menurut kalian? Apakah ini tanda ekonomi global bakal melambat tahun depan? Yuk, diskusi di kolom komentar! 👇
#beritacrypto #Jepang #Investasi
·
--
ສັນຍານກະທິງ
ຢືນຢັນແລ້ວ
ເຂົ້າສູ່ລະບົບເພື່ອສຳຫຼວດເນື້ອຫາເພີ່ມເຕີມ
ເຂົ້າຮ່ວມກຸ່ມຜູ້ໃຊ້ຄຣິບໂຕທົ່ວໂລກໃນ Binance Square.
⚡️ ໄດ້ຮັບຂໍ້ມູນຫຼ້າສຸດ ແລະ ທີ່ມີປະໂຫຍດກ່ຽວກັບຄຣິບໂຕ.
💬 ໄດ້ຮັບຄວາມໄວ້ວາງໃຈຈາກຕະຫຼາດແລກປ່ຽນຄຣິບໂຕທີ່ໃຫຍ່ທີ່ສຸດໃນໂລກ.
👍 ຄົ້ນຫາຂໍ້ມູນເຊີງເລິກທີ່ແທ້ຈາກນັກສ້າງທີ່ໄດ້ຮັບການຢືນຢັນ.
ອີເມວ / ເບີໂທລະສັບ