Pasar saham Indonesia (IHSG) mengalami kejatuhan terburuk dalam 28 tahun (ditutup anjlok 11,57% ke level 5.185,11 pada 16 Oktober 2026)
.
IHSG anjlok karena MSCI menyoroti masalah pasar saham Indonesia, mulai dari kepemilikan saham yang tidak transparan hingga dugaan permainan harga saham.
.
Ancaman penurunan status Indonesia membuat investor asing khawatir dan berpotensi menarik dananya.
.
Aksi jual panik, keluarnya dana asing sekitar US$4,6 miliar sepanjang tahun, serta rupiah yang melemah hingga Rp18.000 per dolar AS makin menekan pasar.
.
IHSG anjlok karena MSCI menyoroti masalah pasar saham Indonesia, mulai dari kepemilikan saham yang tidak transparan hingga dugaan permainan harga saham.
.
Ancaman penurunan status Indonesia membuat investor asing khawatir dan berpotensi menarik dananya.
.
Aksi jual panik, keluarnya dana asing sekitar US$4,6 miliar sepanjang tahun, serta rupiah yang melemah hingga Rp18.000 per dolar AS makin menekan pasar.