Prediksi Bitcoin Tepat Sasaran, CryptoCon Beberkan Rute Menuju ATH Baru

Aset kripto utama Bitcoin (BTC) yang telah mengalami reli gila-gilaan dalam seminggu ini menciptakan euforia yang luar biasa dari para investornya. Dalam hal ini, seorang analis di platform X dengan nama sebutan CryptoCon telah membuat gebrakan dalam komunitas kripto dengan sejumlah prediksi yang sangat akurat. 

Ia yang sebelumnya memprediksi terjadinya kenaikan hingga US$ 30.000 untuk harga BTC, kini ia membeberkan teori siklus terbarunya. Teori Siklus ini berkaitan dengan tanggal-tanggal halving Bitcoin pertama dan kedua, yakni 28 November 2012 dan 9 Juli 2016. Menurut CryptoCon, tanggal-tanggal ini menjadi kunci untuk memahami pergerakan harga Bitcoin.

Green Year, sebagaimana diuraikan oleh CryptoCon, memperkirakan beberapa perkembangan kunci:

1. Siklus bottom dalam waktu +/- 21 hari dari 28 November 2022.

2. Harga beli siklus terendah.

3. Mencapai US$ 34.500 (harga tengah, setengah dari rekor tertinggi sebelumnya).

Apa yang akan terjadi selanjutnya menurut Teori CryptoCon?

Pada perkiraan terkait apa yang akan terjadi dalam beberapa waktu kedepan, analis tersebut menguraikan dua fase lebih lanjut:

1. Blue Year 2024 

Dalam fase ini, harga Bitcoin diperkirakan bakal tetap berada di kisaran harga tengah US$ 34.500 dan secara bertahap membuat kemajuan menuju rekor tertinggi baru menjelang akhir tahun.

2. Red Year 2025

Dalam fase, Bitcoin diperkirakan bakal mencapai rekor tertinggi baru. Puncak siklus diharapkan akan tiba menjelang akhir tahun, sekali lagi dalam waktu sekitar 21 hari dari 28 November 2025.

“Saya melihat harganya akan naik mungkin ke angka US$ 90.000 hingga US$ 130.000. 

#Crypto2024 #crypto2023 #cryptonews #cryptocurrency #BTC