Beli Kripto
Bayar menggunakan
NFT
New
Informasi
Feed
USD

FAQ - Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Fungsi Akun
Tutorial
Binance Fan Token
Image
Binance Earn
Setoran/Penarikan Kripto
Beli Kripto (Fiat/P2P)
Perdagangan Spot & Margin
Image
Derivatif Kripto
Finansial
API
Keamanan
Image
Syarat Penggunaan
Binance Convert
NFT
VIP
Halaman Utama
Pusat Layanan
FAQ - Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
Derivatif Kripto
Kontrak Futures
Panduan Futures
Cara Kerja Likuidasi dalam Perdagangan Futures

Cara Kerja Likuidasi dalam Perdagangan Futures

2022-10-04 01:33
Dalam perdagangan Futures, Anda dapat berdagang dengan leverage. Anda akan diminta untuk mendanai margin awal untuk membuka posisi dalam kontrak futures. Ini adalah fitur penting yang membuat pasar Futures menarik. Anda dapat meraup laba dari perubahan harga yang relatif kecil. Leverage berpotensi memperbesar laba atau kerugian Anda dalam jumlah yang sama.

Cara kerja likuidasi

Bursa Futures telah menetapkan berbagai mekanisme manajemen risiko untuk melindungi pedagang dengan leverage tinggi dari kerugian signifikan. Salah satunya adalah likuidasi, sebuah fitur pengendalian risiko yang mencegah pedagang dari ekuitas negatif.
Di pasar yang volatil, posisi leverage rentan mengalami kesenjangan harga dan dapat menyebabkan ekuitas pedagang terjun ke tingkat negatif secara instan. Dalam situasi ini, kerugian dapat melebihi margin minimum.
Berikut adalah contohnya:
Ada dua pedagang, yaitu Alice dan Bob, yang keduanya memulai posisi berlawanan dalam perpetual futures BTC/USDT senilai 1 BTC dengan leverage 20x. Baik Alice dan Bob masing-masing memiliki saldo dompet 5.000 USDT. Tabel 1 menggambarkan detail posisi mereka masing-masing.
Tabel 1 - Detail posisi Alice dan Bob
Posisi
Harga Entri
Nilai Nosional
Margin Awal
Margin Minimum
Harga Likuidasi
Alice
Long
$55.000
$55.000
5%
0,5%
$50.200
Bob
Short
$55.000
$55.000
5%
0,5%
$59.750
Mari kita asumsikan bahwa harga perpetual BTC/USDT turun 10% menjadi $49.500. Dalam skenario ini, Alice mengalami kerugian $5.500 dalam perdagangan long-nya, sementara Bob meraup laba $5.500 pada perdagangan short-nya. Akibat dari keadaan tersebut adalah sebagai berikut:
  • Alice menghabiskan marginnya dan terkena likuidasi.
  • Harga ketika margin turun menjadi nol disebut harga likuidasi. Bagi Alice, $50.200 adalah harga likuidasi.
  • Bursa seketika melikuidasi posisi Alice di harga $50.200 untuk memastikan bahwa Alice tidak memiliki ekuitas negatif.
Di pasar yang volatil, sangat sulit untuk memastikan bahwa posisi yang rugi dilikuidasi tepat pada harga likuidasinya. Selain itu, likuidasi di luar harga kebangkrutan berarti Bob menerima lebih sedikit laba dan Alice akan menanggung lebih banyak kerugian.
Untuk mencegah kejadian ini, bursa cenderung melikuidasi posisi rugi pada harga yang lebih baik daripada harga likuidasi.
Ketika bursa tidak dapat melikuidasi posisi sebelum pedagang mencapai ekuitas negatif, metode berikut akan digunakan untuk menutupi kerugian posisi bangkrut:
  • Dana Asuransi: dana yang dikelola oleh bursa untuk memastikan bahwa pedagang yang untung menerima laba mereka secara penuh dan menutupi kelebihan kerugian yang ditimbulkan oleh pedagang yang bangkrut.
  • Auto-deleverage liquidation (ADL): Dalam ADL, bursa memilih para pedagang yang saling berlawanan berdasarkan urutan leverage dan profitabilitas. Dari situ, posisi dilikuidasi secara otomatis untuk menutupi posisi pedagang yang rugi.