Binance Alpha Akan Menghapus WIZARD, SHOGGOTH, G, FWOG, UFD, BRIC, UPTOP, PORT3, XNAP, MORE, BOMB, BOOST (29-01-2026)
Wawasan BTC
Bitcoin kembali terpukul dalam 24 jam terakhir. Tekanan datang serentak: makro memanas, volatilitas naik, dan aksi jual menyebar luas. Meski begitu, narasi jangka panjang belum runtuh.
🌍 Makro jadi sumber tekanan utama
Kombinasi tensi geopolitik, lonjakan harga energi, dan sikap The Fed yang super-hati-hati soal inflasi mendorong pasar masuk mode risk-off. Crypto ikut kena imbasnya.
📉 Teknikal belum ramah
EMA dari short sampai long term kompak mengarah ke bawah, MACD semakin dalam di area negatif. Ini bukan fase nyaman untuk agresif, momentum masih jelas di pihak seller.
🟢 Namun fondasi jangka panjang tetap hidup
Sejarah menunjukkan Bitcoin sering tertinggal setelah emas dan perak rally. Dengan logam mulia sudah cetak ATH, peluang rotasi modal ke BTC di kuartal berikutnya tetap terbuka.
🏦 Institusi belum pergi
Rencana penggalangan dana besar untuk akumulasi BTC dan perkembangan produk berbasis Bitcoin menunjukkan minat institusional belum patah, hanya menunggu timing.
➡️ Kesimpulan: short-term masih berat dan penuh noise. Tapi bagi yang berpikir siklus, ini lebih terlihat seperti fase tekanan sebelum cerita berikutnya dimulai.
Floating loss panjang biasanya bukan karena market jahat, tapi karena kita terlalu nyaman di kondisi sebelumnya.
Saat market sideways, profit kecil terasa konsisten. Lalu saat market berubah jadi trending dan melawan posisi kita, ego mulai bicara. Nggak mau salah, nggak mau rugi, berharap harga kembali.
Padahal realitanya, trend sering kali lebih kuat dari harapan trader.
Floating loss membesar, emosi naik, dan pilihan makin sempit.
Di momen seperti ini, keputusan apa pun punya risiko.
Pertanyaannya bukan “mana yang paling benar”, tapi
apakah keputusan itu sudah sesuai trading plan atau cuma reaksi emosi?
Kalau kamu pernah di fase ini, kamu belajar apa darinya?
Emas Rontok 8% dalam 1 Jam, $2,5 Triliun Kapitalisasi Pasar Lenyap
Harga emas anjlok tajam dari US$5.545 ke US$5.100 hanya dalam waktu satu jam, setara penurunan sekitar 8% atau ±4.450 pips. Kejatuhan ekstrem ini menghapus sekitar US$2,5 triliun dari total kapitalisasi pasar emas dalam waktu singkat.
Tekanan jual besar-besaran tak hanya menghantam emas. Aset berisiko lain ikut terseret, mulai dari indeks saham AS seperti Nasdaq dan S&P 500 hingga Bitcoin, menandakan fase risk-off yang agresif dan likuidasi cepat di berbagai kelas aset.
Pergerakan secepat ini menegaskan bahwa volatilitas pasar global masih sangat tinggi, dan manajemen risiko jadi kunci utama bagi trader maupun investor. Ikuti update dan insight market harian dengan follow akun Menjadi Trader. #menjaditrader #gold #marketcrash #bitcoin #riskoff
NFA, DYOR.
I keep seeing people talk about speed and fees, but almost no one talks about privacy. That’s where things get interesting.
When I look at @Plasma stablecoin transactions, I see privacy features that feel underexplored. Not about hiding everything, but about selective transparency.
Institutions need compliance, users need discretion, and Plasma quietly balances both. Transaction flows can stay efficient without exposing every detail onchain, which matters more than most people admit.
For real world stablecoin adoption, especially at scale, this is a big deal. Privacy isn’t optional, it’s infrastructure.
What privacy feature do you think stablecoins must get right to scale globally?
#Plasma $XPL
Free Float Naik Jadi 15%, Bursa RI Siap Berubah Lebih Likuid
Indonesia berencana menaikkan batas minimum free float saham perusahaan publik menjadi 15% sebagai langkah memperkuat kualitas pasar modal. Kebijakan ini diarahkan untuk meningkatkan likuiditas perdagangan, memperbaiki transparansi, dan membuat saham domestik lebih menarik di mata investor global. Dengan porsi saham beredar yang lebih besar, diharapkan pergerakan harga menjadi lebih sehat dan tidak mudah dimanipulasi, sekaligus memperkuat daya saing pasar modal Indonesia di kawasan.
Pantau terus update kebijakan pasar dan insight trading lainnya dengan follow akun Menjadi Trader. #menjaditrader #sahamindonesia #pasarmodal #investor
NFA, DYOR.
MSCI Angkat Bendera Kuning, Saham Indonesia Kian Tertekan
Pasar saham Indonesia kembali melanjutkan tren pelemahan setelah MSCI menyampaikan peringatan terkait aspek investabilitas pasar domestik. Sorotan ini memicu kehati-hatian investor, khususnya terhadap risiko struktural dan tantangan kebijakan yang dinilai dapat menghambat arus modal masuk.
Kekhawatiran tersebut turut memperkuat sentimen negatif di tengah ketidakpastian pasar global, sehingga investor asing cenderung menahan diri atau melakukan rebalancing portofolio. Dalam jangka pendek, tekanan ini berpotensi membuat IHSG bergerak volatil hingga ada kejelasan respons kebijakan dan stabilisasi sentimen.
Pantau terus perkembangan market global dan domestik dengan follow akun Menjadi Trader untuk insight tajam dan relevan. #menjaditrader #sahamindonesia #IHSG #marketupdate #investasi
NFA, DYOR.
Kampus Indonesia Pakai Blockchain untuk Lawan Ijazah Palsu
Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) resmi mengadopsi teknologi blockchain untuk penerbitan ijazah digital. Langkah ini bertujuan menjamin keaslian dokumen akademik, menutup celah pemalsuan, serta mempermudah proses verifikasi secara transparan dan real-time.
Dalam implementasinya, Udinus menggandeng Dubai Blockchain Center dan Indonesia Blockchain Center (IBC), sekaligus memposisikan kampus ini sebagai pusat riset dan pengembangan blockchain di Jawa Tengah. Inisiatif ini menjadikan Udinus sebagai pionir kampus Indonesia yang menerapkan ijazah berbasis blockchain secara langsung.
Perwakilan IBC menyebut Udinus berpotensi menjadi contoh nasional dalam pemanfaatan blockchain untuk pendidikan, sertifikasi, dan sistem anti-fraud, sekaligus membuka jalan adopsi teknologi ini ke sektor yang lebih luas.
Ikuti insight crypto, teknologi, dan market global lainnya dengan follow akun Menjadi Trader. Join diskusinya sekarang. #menjaditrader #blockchain #cryptoindonesia #teknologidigital #edukasi
NFA, DYOR.