Pasar prediksi (polymarket) pada pukul 08:50 melakukan pembelian besar untuk opsi yes. Pasar transaksi (Binance) pada pukul 09:05 mengalami masuknya posisi long dalam jumlah besar. Apakah ini interaksi antara dua pasar tersebut? Saat melakukan analisis trading ke depannya, apakah perlu juga melihat polymarket?
Analisis Order Flow Bab 4: Strategi Trading yang Spesifik
Bab 4: Strategi Trading yang Spesifik Jangan mencoba untuk trading di semua tempat. Hanya buat order dalam dua kondisi ini. 4.1 Aturan Emas: Latar Belakang + Pengaturan Menganalisis jejak (Footprint) di area terpencil/terlantar sama sekali tidak ada gunanya. Harus digunakan di posisi berikut, pada level TPO (POC, single print, VAH/VAL). 4.2 Pengaturan #1: Menyerap (jebakan) Inilah “raja pengaturan”. Latar Belakang: Harga mencapai level resistensi kunci. Volume Trading: volumenya sangat besar, tetapi candle tidak mengalami perkembangan (volume candle sangat kecil). CVD/Delta: sangat agresif (pihak pembeli melakukan penyerangan agresif), namun harga tidak bergerak. Penyebab: beberapa order sell limit (order iceberg) sedang menyerap semua order beli. Pembeli terjebak.
Analisis Order Flow Bab Tiga: Peta Jejak (FOOTPRINT)
Bab Tiga: Peta Jejak (FOOTPRINT) Jangan nebak. Dengan peta jejak, kamu bisa melihat apa yang terjadi di dalam lilin. 3.1 Membaca Bayangkan sebuah grafik lilin yang dipotong. Pada setiap level harga, kamu memiliki: BID (harga beli) x ASK (harga jual). Kiri (harga beli): penjual agresif (jual dengan market). Kanan (harga jual): pembeli yang aktif (beli dengan market). 3.2 Membaca secara diagonal Di pasar, saat membeli, kamu harus mengenai order limit yang berada di baris tepat di atas posisi penjual. Tingkat agresivitas mengikuti pola "bertangga". Untuk menganalisis siapa yang menang, selalu bandingkan harga beli dan harga jual pada satu harga tertentu dengan harga beli dan harga jual di harga tepat di atasnya.
Analisis Arus Pesanan Bab 2: Mesin Pasar (OI, DELTA, dan CVD)
Mesin pasar (OI, DELTA, dan CVD) Kenaikan harga memiliki dua penyebab: pembeli yang kuat (sehat) atau penjual yang panik (rapuh). Hanya OI dan Delta yang bisa memberi Anda jawabannya. Volume 2.1 dan open interest (OI) Volume perdagangan: jumlah transaksi (aktivitas). OI: jumlah kontrak yang belum dipenuhi/ditutup (keterlibatan). Jika harga naik + OI naik = akumulasi long (tren sehat, dana baru masuk). Kenaikan harga + OI turun = short covering (penutupan posisi, tren mungkin berakhir). Mengapa disebut short covering? Karena kenaikan harga memaksa para short (trader yang bertaruh untuk turun) membeli kembali kontrak untuk menutup posisi. Ini menambah tekanan beli dan mendorong harga naik lebih lanjut. Namun, penurunan OI menunjukkan bahwa pembelian ini bukanlah long baru (trader yang bertaruh kenaikan) yang masuk, melainkan short lama yang keluar.
Bab 1: Teori Auction Pasar dan TPO (AMT dan TPO) Mengapa 90% trader gagal? Anda mungkin merasakan frustrasi. Anda menggambar support dan resistance dengan metode Naked K; lalu menambahkan RSI atau moving average Anda. Semuanya terlihat sangat sempurna. Ketika Anda sedang long...... pasar langsung anjlok secara drastis. Apakah Anda merasa pasar menargetkan Anda? Seolah-olah pasar sedang menunggu Anda masuk, lalu melakukan hal yang sebaliknya? Ini bukan untuk melawan. Ini adalah kesenjangan informasi. Faktanya, analisis teknikal klasik berfokus pada masa lalu. Moving average didasarkan pada kondisi 20 periode sebelumnya. Seperti mengemudi di jalan tol sambil hanya melihat spion.
Pratinjau analisis teknikal order flow, follow ya, dan akan terus diperbarui.
Bab 1: Struktur Pasar dan Teori (AMT dan TPO) Bab 2: Katalis Pasar (OI, DELTA, dan CVD) Bab 3: Mikrostruktur Candlestick (peta jejak) Bab 4: Strategi Spesifik Bab 5: Manajemen Risiko dan Harian
Masuk untuk menjelajahi konten lainnya
Bergabunglah dengan pengguna kripto global di Binance Square
⚡️ Dapatkan informasi terbaru dan berguna tentang kripto.
💬 Dipercayai oleh bursa kripto terbesar di dunia.
👍 Temukan wawasan nyata dari kreator terverifikasi.