Selama pasar kripto masih memiliki dua masalah mendasar, saya sendiri tidak akan terburu-buru mengumumkan tahap baru penerimaan massal. Pertama—mengubah AML dari alat untuk mengendalikan risiko menjadi infrastruktur untuk kontrol total. Masalahnya bukan pada AML itu sendiri. Masalah dimulai di tempat sistem keuangan tidak hanya perlu membuktikan bahwa suatu transaksi sesuai dengan aturan, tetapi secara bertahap berupaya mengaitkan setiap tindakan dengan identitas individu tertentu dan perantara terpusat.
Di pasar saat ini ada tiga perusahaan yang akan saya perhatikan setelah penjualan besar-besaran yang cukup keras: AppLovin, Rambus, dan Fair Isaac. Semua orang punya bisnis yang berbeda, tapi ide besarnya sama: pergerakan harga telah menyimpang jauh dari level tertinggi, dan hasil finansial pada saat yang sama terlihat jauh lebih baik daripada yang bisa diperkirakan dari grafik.
Palantir sudah sulit disebut sekadar «perusahaan AI». Ini lebih seperti lapisan perangkat lunak yang membantu pemerintah dan bisnis besar mengubah tumpukan data yang berserakan menjadi keputusan, dan di sektor pertahanan—menjadi tindakan nyata. Dan angka-angka saat ini membuktikan bahwa di balik kisah yang indah itu benar-benar ada bisnis yang berkembang sangat cepat.
Nebius saya tidak akan menghapuskannya karena Michael Burry menjualnya (short). Burry pada dasarnya adalah orang yang mampu menemukan gelembung bahkan di dalam gelembung. Namun, Nebius punya satu keunikan penting: ini bukan lagi kisah "mantan Yandex". Pada 2024, Yandex N.V. sepenuhnya keluar dari bisnis di Rusia, dan struktur internasional yang tersisa dihidupkan ulang sebagai perusahaan barat mandiri yang berfokus pada infrastruktur AI.