Bitcoin Ordinals, platform perdagangan NFT yang pernah digembar-gemborkan, mengalami penurunan volume perdagangan dan jumlah penjualan lebih dari 97% sejak Mei 2023, menurut laporan terbaru oleh DappRadar yang dirilis pada 17 Agustus. Penurunan yang mengkhawatirkan ini telah menimbulkan kekhawatiran tentang keberlanjutan dan relevansi NFT Bitcoin di masa depan, karena pasar NFT yang lebih luas menghadapi tantangan di tengah perubahan dinamika.

Bitcoin Ordinals menjadi terkenal selama Q2 2023 dengan memperkenalkan konsep baru menghasilkan NFT melalui penulisan, sebuah langkah yang memperluas kemampuan Bitcoin untuk memasukkan NFT dan kontrak pintar. Platform ini mendapatkan perhatian yang signifikan pada bulan Mei, mencatat penjualan yang mengesankan sebesar $452 juta, yang menandai puncak popularitasnya.

Namun, bulan-bulan berikutnya telah memberikan gambaran suram bagi Bitcoin Ordinals. Laporan ini menyoroti penurunan tajam dalam volume penjualan dan jumlah penjualan sejak puncaknya pada bulan Mei. Bulan Juni mengalami penurunan drastis sebesar 76,5% dalam volume penjualan, sebesar $106 juta, ditambah dengan penurunan jumlah penjualan sebesar 60,3%, mencapai 330,121 transaksi.

Bulan Juli semakin memperparah tren penurunan, dengan volume penjualan anjlok sebesar 66,9% menjadi $35 juta, dan transaksi turun sebesar 47,6% menjadi 172.956. Data awal bulan Agustus menggambarkan skenario yang lebih buruk lagi, menunjukkan kontraksi volume penjualan sebesar 91,4% menjadi hanya $3 juta, disertai dengan penurunan transaksi yang mengejutkan sebesar 88,1%, dengan total hanya 20,571.

Volume Perdagangan dan Volume Penjualan Ordinal

Hal yang sangat mengkhawatirkan bagi Bitcoin Ordinals adalah penurunan jumlah transaksi yang konsisten, yang menunjukkan potensi berkurangnya antusiasme atau kurangnya kepercayaan terhadap NFT berbasis Bitcoin. Meskipun fluktuasi volume penjualan dapat disebabkan oleh dinamika pasar, penurunan jumlah transaksi yang terus-menerus dapat mengindikasikan adanya permasalahan yang lebih besar. Tren ini menimbulkan pertanyaan tentang umur panjang dan relevansi platform dalam lanskap NFT yang kompetitif.

Sebagai perbandingan, Ethereum dan Polygon, meskipun menghadapi tantangannya masing-masing, telah menunjukkan ketahanan yang lebih besar dalam aktivitas perdagangan NFT mereka. Dari Februari hingga pertengahan Agustus 2023, jumlah dompet aktif unik Ethereum yang memperdagangkan NFT menurun sebesar 22%, sementara Polygon mengalami penurunan lebih tajam sebesar 60%. Namun, penurunan ini tidak terlalu terasa dibandingkan dengan penurunan Bitcoin Ordinals yang mengejutkan sebesar 90% pada periode yang sama.

Setelah kenaikan pesat dari 696 Dompet Aktif Unik (UAW) pada bulan Februari ke puncak 79,261 pada bulan Mei, Bitcoin Ordinals menghadapi penurunan yang cepat. Namun demikian, trennya telah berubah tajam setelah bulan Mei, anjlok ke 40,932 di bulan Juli dan mencapai titik terendah di 6,708 pada paruh awal bulan Agustus. Meskipun domain Ethereum dan Polygon NFT telah menunjukkan ketahanan yang lebih besar, mereka juga menghadapi tantangan dalam fluktuasi pasar.

Aktivitas on-chain terkait NFT terdaftar dari Februari hingga Agustus 2023

Laporan tersebut menekankan bahwa Ethereum dan Polygon memiliki reputasi yang lebih mapan dan aplikasi yang lebih luas dalam sektor NFT, sehingga mereka tidak terlalu rentan terhadap perubahan pasar yang dramatis. Selain itu, perlu dicatat bahwa NFT Bitcoin terutama terkonsentrasi pada NFT Gambar Profil (PFP), yang umumnya memiliki kasus penggunaan terbatas dibandingkan dengan beragam NFT di Ethereum dan Polygon.

Laporan tersebut juga menyoroti sentimen seputar Bitcoin Ordinals dalam komunitas. Sementara beberapa pihak memandang hype awal seputar Bitcoin Ordinals sebagai hal yang tidak berkelanjutan, sebagian lainnya berpendapat bahwa fungsi utama Bitcoin harus tetap sebagai penyimpan nilai, daripada terjun ke ranah NFT. Perbedaan pandangan ini mencerminkan perdebatan yang sedang berlangsung mengenai peran Bitcoin dalam ekonomi digital yang berkembang pesat.

Kesimpulannya, penurunan aktivitas perdagangan Bitcoin Ordinals menggarisbawahi periode pengujian yang penting untuk keberlanjutan dan relevansi NFT berbasis Bitcoin di masa depan. Saat pasar NFT menghadapi tantangan dan perubahan dinamika, masih harus dilihat apakah kemunduran ini merupakan batu sandungan sementara atau pertanda masalah yang lebih besar pada platform tersebut. Beberapa bulan mendatang tidak diragukan lagi akan memberikan wawasan berharga tentang lintasan NFT Bitcoin di lanskap NFT yang lebih luas.

Sumber: https://azcoinnews.com/bitcoin-ordinals-witness-astonishing-97-plunge-in-trading-volume-and-sales-count-since-may-2023.html