Serangan vampir, juga dikenal sebagai serangan #mining vampir atau pertukaran vampir, adalah jenis penipuan kripto di mana pertukaran terdesentralisasi (DEX) baru menawarkan kepada penyedia likuiditas (LP) di DEX yang ada insentif besar untuk beralih likuiditas mereka ke DEX baru. Hal ini dilakukan dengan menawarkan persentase biaya perdagangan DEX baru yang lebih tinggi kepada LP. Setelah LP mengalihkan #liquidity mereka ke DEX baru, penyerang kemudian menghabiskan likuiditas dari DEX lama, sehingga pada dasarnya tidak berharga.

Istilah "vampir" digunakan karena DEX baru "vampir" menghilangkan likuiditas dari DEX lama.

Serangan vampir merupakan jenis penipuan yang relatif baru, namun serangan ini menjadi semakin umum dalam beberapa bulan terakhir. Pada bulan Maret 2022 misalnya, DEX SushiSwap menjadi korban serangan vampir oleh DEX baru bernama ForkDelta. Akibat serangan itu, SushiSwap kehilangan likuiditas lebih dari $100 juta.

Serangan vampir merupakan ancaman serius terhadap keamanan bursa yang terdesentralisasi. Mereka dapat menyebabkan kerugian finansial yang signifikan pada LP dan juga dapat merusak reputasi DEX yang diserang.

Berikut beberapa tips untuk melindungi diri dari serangan vampir:

  • Berhati-hatilah dengan DEX baru yang menawarkan insentif tinggi kepada piringan hitam. Insentif ini mungkin merupakan tanda bahwa DEX berencana melakukan serangan vampir.

  • Lakukan riset terhadap DEX baru sebelum Anda memberikan likuiditas kepada DEX tersebut. Pastikan DEX memiliki reputasi yang baik dan pendanaan yang baik.

  • Hanya menyediakan likuiditas kepada DEX yang memiliki rekam jejak keamanan yang kuat.

  • Pantau posisi LP Anda secara rutin dan bersiaplah untuk menarik likuiditas Anda jika Anda melihat tanda-tanda aktivitas mencurigakan.

Jika Anda merasa menjadi korban serangan vampir, sebaiknya hubungi DEX yang diserang dan laporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib.