Irisan unicorn fintech yang berbasis di Bengaluru telah memperkuat posisi keuangannya dengan memperoleh pendanaan utang sebesar $20 juta dari Credit Opportunities Fund Neo Asset Management.
Suntikan ini merupakan bagian dari putaran utang $30 juta yang lebih luas, dengan irisan mengantisipasi penerimaan sisa $10 juta dalam waktu dekat.
Modal yang diperoleh akan digunakan secara strategis untuk memenuhi tujuan perusahaan dan memperkuat modal kerja, memastikan irisan mempertahankan lintasan pertumbuhan dan efisiensi operasionalnya.
Merger dan Perluasan Pasar

Dalam sebuah langkah signifikan awal tahun ini, Slice memperoleh persetujuan dari Komisi Persaingan India untuk mergernya dengan North East Small Finance Bank yang berbasis di Guwahati. Penggabungan ini, sambil menunggu persetujuan dari Pengadilan Hukum Perusahaan Nasional, siap untuk memberikan lisensi perbankan yang didambakan, menandai transisi penting dari platform beli sekarang bayar nanti.
Evolusi irisan
Didirikan pada tahun 2016 oleh Rajan Bajaj, slice dimulai sebagai Slicepay—layanan BNPL—dan berkembang menjadi menawarkan instrumen pembayaran prabayar seperti kartu kredit tanpa biaya tahunan atau bunga. Namun, perubahan peraturan pada tahun 2022 menyebabkan penghentian layanan ini dan mendorong Slice untuk menjajaki model bisnis baru dan peluang merger.
Penawaran dan Penilaian Saat Ini
irisan telah beradaptasi untuk menawarkan pembayaran UPI, kredit konsumen, dan rekening perbankan pembayaran prabayar melalui aplikasinya. Dengan penilaian sebesar $1,5 miliar, Slice mendapat dukungan dari investor terkemuka seperti Tiger Global, Gunopsy Capital, Blume Ventures, Sunley House Capital dari Advent International, Moore Strategic Ventures, dan Anfa.
Strategi Investasi Neo Asset Management
Putaran pendanaan ini bertepatan dengan penutupan Dana Peluang Kredit Khusus pertama Neo Asset Management sebesar INR 2.575 Cr, yang bersumber dari individu dan kantor keluarga dengan kekayaan bersih tinggi. Dana tersebut menargetkan investasi pada perusahaan-perusahaan dengan peringkat non-triple-A yang menguntungkan, selaras dengan fokus strategis Neo Asset Management pada peluang kredit.
Saat menunggu persetujuan NCLT untuk merger, perusahaan fintech tersebut siap memanfaatkan lisensi perbankan barunya untuk memperluas rangkaian layanan keuangannya. Langkah strategis ini berpotensi mengubah lanskap fintech dan memperkuat posisi Slice sebagai pemain terkemuka di industri ini.