Fidelity, salah satu organisasi jasa keuangan terbesar di dunia, telah resmi mulai membuka akun perdagangan ritel bitcoin (BTC) dan ether (ETH). Awal bulan ini, perusahaan mengumumkan langkahnya ke pasar kripto dan meluncurkan daftar akses awal. Pengguna dalam daftar tersebut telah menerima email yang menyatakan "Penantian telah berakhir", yang selanjutnya merinci peluncuran layanan perdagangan kriptonya.

Pengguna akan memerlukan akun pialang Fidelity untuk mendanai akun kripto baru mereka. Platform ini menjanjikan perdagangan BTC dan ETH tanpa komisi, dan pengguna dapat dengan bebas memperdagangkan jumlah mulai dari $1. Pengguna dalam daftar tunggu juga diminta untuk membaca dan menerima sejumlah perjanjian pengungkapan dalam email yang dikirim pada hari Senin. Perjanjian ini mencakup pernyataan risiko kripto standar, yang memperingatkan pengguna tentang risiko pasar yang tidak stabil dibandingkan dengan kelas aset tradisional.

Fidelity membawa angin segar ke pasar kripto

Meskipun pasar kripto telah terpuruk akibat penurunan harga sejak awal tahun ini, bulan ini khususnya telah melumpuhkan industri tersebut. Runtuhnya bursa FTX dan afiliasinya telah berdampak besar pada sentimen pasar, karena miliaran dana pengguna telah terkunci atau hilang. Karena kredibilitas terus menurun dalam industri ini, pengumuman Fidelity pasti akan mengangkat moral komunitas kripto.

Organisasi yang berkantor pusat di London ini merupakan salah satu penyedia layanan keuangan terbesar di AS dan Eropa. Penerimaan mereka terhadap kripto merupakan tanda positif bagi komunitas, karena hal ini menunjukkan bahwa adopsi kripto masih kuat bahkan ketika pasar sedang bergejolak.

Fidelity selalu bersikap pro-kripto. Perusahaan tersebut mulai menambang bitcoin pada tahun 2014, dan juga meluncurkan ETF bitcoin spot pada bulan Desember lalu di Kanada. Perusahaan tersebut juga merupakan yang pertama dalam industri jasa keuangan yang menyediakan penawaran bitcoin untuk mitra investasi intinya – sebuah strategi yang dikritik keras oleh para senator AS.

Menurut laporan, pengguna dalam daftar tunggu sudah dapat membeli kripto menggunakan akun Fidelity mereka, tetapi layanan transfer kripto (kirim/terima) belum tersedia.