Investasikan dengan Crypto Real Estate Kenya dan hemat uang Anda 💰

De-dolarisasi menjadi pembicaraan hangat di kalangan investor global dan bahkan teman-teman investor lokal (kaya) yang sangat khawatir dengan kapan Dolar USD akan melemah karena inflasi. Pertanyaannya bukan lagi apakah hal ini akan terjadi, melainkan sekarang yang menjadi pertanyaan adalah kapan dolar AS akan meningkatkan daya belinya, menurut para ahli dan investor terkemuka.

Bukan rahasia lagi bahwa utang Amerika bukan lagi tempat terbaik untuk menyimpan kekayaannya. Dolar USD telah meningkat dalam jangka pendek dalam hal daya beli dibandingkan dengan mata uang global lainnya, yang diukur dengan indeks Dolar ($DXY). Hal ini disebabkan oleh ketidakpastian pasar global yang selalu tidak menentu, namun saat ini pada tahun 2024 persepsi risiko resesi di Amerika Serikat dan secara global akan tinggi sehingga semakin banyak investor yang menyimpan aset berharga dan uang tunai.

Di Mana Saya Harus Menyimpan Kekayaan Saya di Tahun 2023?

Peningkatan daya beli dolar AS dalam jangka pendek akan segera hilang ketika para ekonom dan investor makro sepakat bahwa inflasi adalah satu-satunya jalan keluar.

De-dolarisasi dapat mempunyai dampak yang signifikan terhadap perekonomian global. Hal ini dapat mempersulit dan mahalnya bisnis Amerika untuk beroperasi secara internasional, dan juga dapat menyebabkan kenaikan suku bunga dan inflasi di Amerika.

Bitcoin telah mengukuhkan dirinya sebagai emas digital internet dengan pasokan terbatas dan komunitas global yang menjalankan dan melindunginya dari korupsi atau manipulasi. Perkiraan saya adalah Bitcoin akan menjadi $100.000 per token Bitcoin pada akhir siklus penuh berikutnya. Bahkan dengan optimisme dan permintaan global saat ini terhadap Bitcoin, saya yakin ada peluang yang lebih baik bagi saya untuk mengurangi risiko ketergantungan pada dolar AS daripada hanya mengandalkan Bitcoin.

#bitcoin #bitcoin #ETHETFsApproved #Gold