BERITA MENDESAK

😱😱😱😱😱😱😱😱😱😱😱😱😱😱😱😱😱😱

Bitcoin akan meroket....

seiring dengan berakhirnya perjanjian petrodolar antara Amerika Serikat dan Arab Saudi, hal ini menyebabkan adopsi mata uang kripto. Keputusan Arab Saudi untuk tidak memperbarui perjanjian petrodolar yang telah lama ada dengan Amerika Serikat mencerminkan perubahan mendasar dalam neraca keuangan global. Selama lebih dari 50 tahun, sistem petrodolar telah mendukung perdagangan internasional, hanya menjual minyak dalam dolar AS. Keputusan Arab Saudi untuk mendiversifikasi metode pembayaran, termasuk mata uang kripto dan mata uang global lainnya seperti euro, yen, dan yuan, menandai momen penting bagi keuangan global. Perubahan kebijakan ini bukan sekadar manuver politik, melainkan keputusan ekonomi strategis yang sejalan dengan Saudi Visi Arab untuk mengurangi ketergantungan ekonomi pada dolar AS. Menjadi bagian dari Project mBridge, uji coba mata uang digital bank sentral lintas batas negara (#CBDC) yang dipimpin Tiongkok, menggarisbawahi komitmen negara tersebut dalam mengeksplorasi mata uang digital untuk perdagangan internasional. Langkah ini dapat mempercepat tren “de-dolarisasi” yang sudah mendapatkan momentum secara global dan berdampak signifikan terhadap dominasi dolar AS. Ketika Arab Saudi membuka diri terhadap metode pembayaran alternatif, Bitcoin dan mata uang kripto lainnya akan mendapatkan keuntungan. Struktur Bitcoin yang terdesentralisasi dan pasokan yang terbatas menjadikannya aset yang menarik di saat meningkatnya inflasi dan depresiasi mata uang. Analis kripto menekankan bahwa penghentian perjanjian petrodolar dapat menyebabkan peningkatan pencetakan dolar, yang dapat memicu inflasi dan menjadikan Bitcoin sebagai investasi yang lebih menarik.

$BTC