Binance, bursa mata uang kripto terbesar di dunia, telah merilis laporan cadangannya untuk Agustus 2023, menunjukkan bahwa rasio cadangannya untuk semua kepemilikan mata uang kripto utama sudah lebih dari 100%.

Pengungkapan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Binance untuk mempertahankan sistem Bukti Cadangan (PoR), memberikan bukti bahwa mereka memiliki dana yang cukup untuk menutupi semua simpanan pelanggan. Laporan ini didasarkan pada audit ketinggian blok BTC 801130 (diperbarui menjadi data agregat per 1 Agustus 2023).

Proof of Reserves (PoR) adalah protokol transparan yang digunakan untuk mengonfirmasi solvabilitas pertukaran mata uang kripto. Perannya adalah untuk membuktikan bahwa bursa memiliki cukup dana untuk menutupi aset pengguna dengan rasio 1:1. Pada dasarnya, ketika pengguna menyetor Bitcoin, cadangan Binance meningkat setidaknya satu Bitcoin, memastikan bahwa semua dana pelanggan didukung sepenuhnya. Angka-angka ini tidak termasuk kepemilikan perusahaan Binance, yang bersifat independen.

Laporan PoR Binance menunjukkan bahwa cadangan bursa secara signifikan lebih tinggi daripada saldo pelanggan bersih semua mata uang kripto yang dilaporkan, termasuk Bitcoin, Ethereum, Binance Coin, Tether, BUSD, dan USDC, dengan rasio cadangan berkisar antara 101,62% hingga 117,99%. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan memiliki cadangan yang cukup untuk memenuhi seluruh penarikan nasabah potensial.

PoR bertujuan untuk meningkatkan transparansi, keamanan, dan perlindungan pengguna dalam ekosistem cryptocurrency. Oleh karena itu, ini mencegah bursa menyalahgunakan dana pengguna dan meningkatkan kepercayaan di antara pengguna. Dengan ini, pengguna Binance dapat memverifikasi sendiri apakah akun mereka disertakan dalam verifikasi PoR terakhir, yang semakin menggarisbawahi komitmen bursa terhadap transparansi dan kepercayaan pengguna.

Bagaimana Proof of Reserve (PoR) bekerja dengan pohon Merkle

Untuk memastikan bahwa semua aset pengguna disimpan pada rasio 1:1, Binance telah menerapkan sistem yang memanfaatkan pohon Merkle. Pohon Merkle adalah alat kriptografi yang membantu mengompresi data dalam jumlah besar menjadi satu nilai hash, yang disebut akar Merkle. Root ini bertindak sebagai "segel" kriptografi yang merangkum semua data masukan. Selain itu, pohon Merkle memungkinkan pengguna memverifikasi konten spesifik yang terkandung dalam kumpulan data tersegel tertentu.

Dalam konteks PoR, Binance menggunakan properti Merkle Trees untuk memverifikasi bahwa masing-masing akun pengguna disertakan dalam laporan pertanggungjawaban yang diperiksa oleh auditor. Setiap pengguna dapat memverifikasi kepemilikan aset mereka menggunakan hash/ID catatan Merkle yang dihasilkan secara unik.

Berikut rincian prosesnya langkah demi langkah:

  1. Verifikasi kepemilikan alamat: Binance terlebih dahulu memverifikasi bahwa kepemilikan dompet (dompet dingin dan panas) yang digunakan selama proses PoR adalah milik bursa.

  2. Cuplikan Saldo Pengguna: Ambil cuplikan kepemilikan aset dalam setiap akun pelanggan pada tanggal dan waktu tertentu.

  3. Pembuatan Merkle Tree: Binance menghasilkan blok data yang mendasarinya dengan menghubungkan ID pengguna yang di-hash dan saldo setiap pengguna. Kemudian buat pohon Merkle berdasarkan semua data pengguna. Jika ada ID akun atau saldo di node daun yang berubah, akar Merkle juga akan berubah. Dengan cara ini, setiap pengguna dapat memverifikasi apakah aset mereka disertakan dalam node daun.

zk-SNARK selama verifikasi

Selain pohon Merkle, Binance juga menggunakan zk-SNARK (Zero-Knowledge Succinct Non-Interactive Argument of Knowledge) dalam proses verifikasi. zk-SNARK adalah protokol pembuktian yang memungkinkan orang membuktikan bahwa mereka mengetahui suatu nilai tanpa mengungkapkan apa nilai itu.

Mengambil Binance sebagai contoh, bursa menggunakan zk-SNARKs untuk membuktikan bahwa kumpulan saldo semua node daun (yaitu saldo akun pengguna) berkontribusi terhadap total saldo aset pengguna yang diklaim oleh bursa. Setiap pengguna dapat dengan mudah mengakses node daunnya untuk melihat apakah node tersebut disertakan dalam proses.

Penggunaan zk-SNARKs mengikuti langkah-langkah berikut:

  1. Verifikasi kepemilikan alamat: Seperti proses sebelumnya, Binance akan memverifikasi kepemilikan dompet (dompet dingin dan panas) yang digunakan dalam proses PoR.

  2. Cuplikan Saldo Pengguna: Sekali lagi, ambil cuplikan kepemilikan aset dalam setiap akun pelanggan.

  3. Hasilkan sertifikat zk-SNARKs: Hasilkan file sertifikat zk-SNARKs untuk setiap pengguna. Hal ini memungkinkan setiap pengguna untuk dengan mudah mengakses node daun mereka dan memverifikasi bahwa total saldo bersih pengguna lebih besar dari atau sama dengan nol.

Selain metode verifikasi mandiri ini, Binance juga menggunakan audit pihak ketiga untuk memberikan laporan audit, sehingga semakin meningkatkan keamanan dan transparansi proses verifikasi.