Solana diciptakan oleh Anatoly Yakovenko pada tahun 2017. Yakovenko adalah mantan insinyur perangkat lunak di Qualcomm, dan mendapatkan ide Solana untuk memecahkan masalah penskalaan teknologi blockchain. Berikut ringkasan cara membuat Solana:
#StartInvestingInCrypto
1. **Ide dan pengembangan awal**:
Yakovenko mulai mengerjakan Solana pada tahun 2017. Tujuannya adalah untuk menciptakan blockchain yang mampu memproses transaksi dalam jumlah besar dengan kecepatan dan efisiensi tinggi.
#solana
2. **Protokol Baru - Bukti Sejarah (PoH)**:
Salah satu inovasi utama Solana adalah protokol "Proof of History" (PoH). Protokol ini memungkinkan pelacakan waktu dan serialisasi yang efisien, sehingga memudahkan blockchain untuk memproses banyak transaksi secara bersamaan dan cepat.
#Binance
3. **Kumpulkan tim**:
- Yakovenko kemudian bergabung dengan Greg Fitzgerald, juga mantan insinyur perangkat lunak di Qualcomm. Greg Fitzgerald membantu mengembangkan arsitektur sistem dan mengimplementasikan ide tersebut dalam praktik.
Insinyur lain kemudian bergabung dengan tim, yang mengarah pada penciptaan Solana Labs.
#bitcoin
4. **Penggalangan Dana**:
- Solana telah mengumpulkan dana melalui beberapa putaran investasi, termasuk putaran awal dan putaran pendanaan penawaran koin perdana (ICO) pada tahun 2020.
#nft
5. **Peluncuran jaringan**:
Mainnet Solana diluncurkan pada Maret 2020. Sejak itu, Solana telah menjadi salah satu jaringan blockchain tercepat dan terpopuler..