Halving Bitcoin adalah peristiwa yang terjadi kira-kira setiap empat tahun dan membagi separuh imbalan untuk transaksi penambangan Bitcoin. Singkatnya, halving Bitcoin berikutnya dijadwalkan pada 16 April 2024 dan akan mengurangi imbalan penambangan menjadi 3,125 bitcoin per blok.

Fenomena ini merupakan hal mendasar bagi kelangkaan Bitcoin yang dapat diverifikasi dan proposisi nilainya. Izinkan saya menjelaskan lebih detail:

Pasokan Bitcoin Terbatas: Protokol Bitcoin menyatakan bahwa hanya 21 juta bitcoin yang bisa ada secara total. Berbeda dengan mata uang fiat yang dapat dicetak sesuka hati, Bitcoin tidak dapat dibuat tanpa batas waktu. Batasan ini sangat penting untuk nilainya.

Halving: Kira-kira setiap empat tahun, imbalan untuk menambang bitcoin (juga dikenal sebagai “block reward”) dikurangi setengahnya. Misalnya, pada Mei 2020, jumlah bitcoin baru yang ditambahkan ke jaringan turun dari 12,5 menjadi 6,25. Pada April 2024 akan berkurang lagi menjadi sekitar 3.125. Proses ini akan berlanjut hingga 21 juta koin telah ditambang, yang diperkirakan terjadi sekitar tahun 2140. Pada saat itu, penambang hanya akan mengandalkan biaya transaksi untuk memvalidasi blok tersebut.

Pentingnya Halving: Dengan menerbitkan lebih sedikit bitcoin dari waktu ke waktu, halving meningkatkan kemungkinan nilai Bitcoin akan meningkat (selama permintaan tetap konstan). Hal ini berbeda dengan mata uang fiat yang seringkali mengalami penurunan nilai akibat inflasi. Selain itu, halving menarik liputan media dan memicu minat investor baru terhadap Bitcoin.

Singkatnya, halving adalah salah satu cara Bitcoin mempertahankan kelangkaannya, dan kelangkaan ini adalah salah satu alasan mengapa banyak orang ingin memegang bitcoin.