Mark Karpelès, mantan CEO bursa kripto Mt. Gox, secara resmi mengungkapkan dana di alamat 1Feex “dianggap sebagai properti curian.”

Menurut tweet baru-baru ini, Karpelès mengklaim bahwa 79956,55 Bitcoin (BTC) dikirim ke dompet 1Feex (1FeexV6bAHb8ybZjqQMjJrcCrHGW9sb6uF) tanpa otorisasi yang tepat dari bursa pada 1 Maret 2011.

Dia menambahkan, aset tersebut milik Mt. Gox dan krediturnya.

Saya dengan ini menyatakan bahwa 79956,55 Bitcoin yang dikirim ke alamat 1Feex pada tanggal 1 Maret 2011 ditransfer tanpa izin yang sesuai dari dompet bitcoind asli MtGox, dan dianggap sebagai properti curian milik warisan MtGox demi keuntungan kreditor MtGox.

— Mark Karpelès (@MagicalTux) 1 Agustus 2023

Selain itu, sebuah pernyataan pada bulan Juni mengungkapkan bahwa Departemen Kehakiman AS (DOJ) membuka dakwaan terhadap Alexei Bilyuchenko dan Aleksandr Verner, yang diduga terkait dengan peretasan Mt.

Kedua warga negara Rusia tersebut didakwa mencuci sekitar 647,000 BTC dan lebih banyak lagi aktivitas terlarang di dunia kripto.

Anda mungkin juga menyukai: DOJ membuka segel biaya Mt. Gox yang menargetkan dua warga negara Rusia

Pada tanggal 7 April, bursa membuka jendela pembayaran kembali bagi kreditornya dengan izin dari Pengadilan Distrik Tokyo. Berdasarkan laporan tersebut, kreditor bisa mendapatkan kembali sebagian aset mereka dalam yen Jepang, Bitcoin Cash (BCH), dan Bitcoin.

Pemilik akun 1Feex masih menjadi misteri, karena Dr. Craig Wright telah menyangkal kepemilikan dompet tersebut. Berdasarkan utas Twitter, pemegang dompet 1Feex adalah “orang yang mencuri 80,000 BTC dari Mt.

Baca selengkapnya: Jendela pembayaran Mt. Gox terbuka hingga Oktober