Sistem perbankan AS menghadapi kerugian yang belum direalisasi sebesar $517 miliar, terutama karena tingginya suku bunga hipotek yang mempengaruhi sekuritas berbasis hipotek perumahan. FDIC melaporkan bahwa 63 bank berada di ambang kebangkrutan, meningkat dari 52 bank pada kuartal sebelumnya. Terlepas dari tantangan-tantangan ini, FDIC menyatakan bahwa sistem perbankan tidak berada dalam risiko yang akan terjadi, namun memperingatkan akan adanya tekanan yang terus berlanjut dari inflasi, suku bunga pasar yang bergejolak, dan kekhawatiran geopolitik.