Pada tahun 2030, pasar untuk aset yang diberi token dapat mencapai $16 triliun. Aset tradisional seperti saham, real estat, dan pinjaman kini menjadi digital dan lebih mudah diakses. Hari ini kita akan melihat cara kerjanya.

Saham, pinjaman pendapatan tetap atau variabel, dan aset riil adalah tiga jenis aset yang dapat diberi token dengan berbagai cara.

Metode utama tokenisasi aset:

1. Tokenisasi saham:

Token dapat diprogram untuk secara otomatis membayar dividen dan melaksanakan hak pemegang saham lainnya melalui kontrak pintar.

2. Tokenisasi pinjaman:

Token mewakili bagian dari pinjaman atau hak untuk menerima pembayaran, membuatnya lebih mudah untuk dipertukarkan dan ditransfer antar investor.

3. Tokenisasi aset riil:

Ada tiga metode utama untuk melakukan tokenisasi aset nyata:

- Pemilik Tunggal:

Setiap aset fisik diubah menjadi NFT unik, yang mewakili kepemilikan eksklusif atas objek sebenarnya.

- Banyak Pemilik:

Tokenisasi aset multi-pemilik melibatkan pembagian setiap aset menjadi beberapa bagian, yang masing-masing diwakili oleh token yang sepadan atau bagian dari aset NFT yang sebenarnya.

- Berbasis Dana:

Pendekatan tokenisasi berbasis dana melibatkan pembuatan kumpulan atau dana dari berbagai aset dan kemudian menerbitkan token yang dapat dipertukarkan yang mewakili nilai portofolio dana tersebut.

Teknologi baru membuat keuangan dapat diakses oleh semua orang, memungkinkan masyarakat awam memperoleh saham di perusahaan atau aset berharga lainnya. Transisi ini tidak hanya mengubah pendekatan terhadap kepemilikan saham, real estat, dan pinjaman, namun juga membuka pintu bagi siapa saja yang ingin mulai berinvestasi.