Seiring meluasnya ruang Web3, ruang tersebut tidak hanya membutuhkan blockchain dengan teknologi canggih, tetapi juga membutuhkan dukungan dari mentor dan investor yang percaya pada proyek baru dan memberi para pendiri peluang untuk menghadirkan inovasi dan ide baru. Salah satu tokoh tersebut adalah Yat Siu, pendiri Animoca Brands, sebuah perusahaan yang menggunakan blockchain dan kecerdasan buatan untuk membangun produk seluler. Ia telah dikaitkan dengan tim inti The Sandbox, dan perusahaannya adalah distributor resmi CryptoKitties di Tiongkok. Atas kontribusinya yang tak ternilai bagi industri tersebut, Yat Siu mendapat penghargaan dengan gelar ‘Pemimpin Global Masa Depan’ dan ‘Pemimpin Global Muda’.
Kehidupan Awal
Yat Siu lahir dan dibesarkan di Wina, Austria. Ibunya adalah anggota kelompok orkestra, dan ayahnya adalah seorang pemain alat musik. Oleh karena itu, orang tuanya juga “mendorong” dia ke bidang musik. Akhirnya, Yat Siu belajar di Universitas Musik dan Seni Kota Wina. Dia belajar cello, flute, dan piano.
Sebelum Memasuki Dunia Crypto
Yat Siu memulai karier profesionalnya di sebuah perusahaan bernama Atari di Jerman. Kemudian setelah beberapa tahun, ia menjadi direktur dan mengepalai operasi sebuah firma bernama Lexicor di Pantai Timur. Setelah memperoleh beberapa tahun pengalaman, ia pindah ke Hong Kong dan meluncurkan Cybercity pada tahun 1996, situs web dan penyedia internet gratis pertama di Asia. Namanya kemudian diubah menjadi Freenation. Kemudian Yat Siu mendirikan Outblaze tetapi kemudian menjualnya ke Divisi Perangkat Lunak Lotus IBM pada tahun 2009.
Membuat Merek Animoca
Pada tahun 2011, Yat Siu mendirikan Animoca Brands. Perusahaan ini menangani beberapa proyek NFT, tetapi yang paling menjanjikan adalah The Sandbox. Sejak didirikan, Animoca Brands telah meningkatkan aset digitalnya hingga mencapai nilai $15,9 miliar pada tahun 2021.
Pada tahun yang sama, Animoca Brands mendapatkan pendanaan sekitar $93 juta dari SoftBank dengan valuasi $300 juta. Perusahaan tersebut juga berkolaborasi dengan nama-nama besar di bidang NFT, seperti OpenSea, Dapper Labs, dan AlienWorlds. Perusahaan tersebut juga bekerja sama dengan Binance untuk menyediakan pendanaan bagi game blockchain baru. Perusahaan tersebut juga meluncurkan beberapa produk pada tahun 2021, termasuk Phantom Galaxies, token utilitas GAMEE, platform Arc8, dll.
Animoca Brands milik Yat Siu meroketkan kesuksesannya pada tahun berikutnya ketika mengumpulkan pendanaan sebesar $360 juta dari Liberty City Ventures dengan valuasi sebesar $5,4 miliar.
Karena kontribusinya kepada masyarakat melalui mereknya, Yat Siu telah menjadi bagian dari Gugus Tugas, yang dibentuk oleh Daerah Administratif Khusus Hong Kong, yang berupaya untuk mempromosikan perkembangan di ruang Web3.
Banyak orang juga tidak menyadari bahwa Yat Siu juga telah ditunjuk sebagai anggota BAFTA dan juga berada di dewan direksi Asian Youth Orchestra.
Saran Yat Siu
Yat Siu telah lama berkecimpung di industri ini untuk memahami seluk-beluk ruang dan memiliki cukup pengetahuan untuk memprediksi pertumbuhannya. Ia mengatakan bahwa data merupakan salah satu aset terpenting di dunia digital, tetapi orang-orang gagal memahami nilainya. Oleh karena itu, ia meminta semua orang untuk memprioritaskan aset digital seperti mereka menghargai aset fisik.
Yat Siu juga menyarankan agar setiap orang meneliti proyek yang ingin mereka ikuti. Ini akan membantu orang membangun opini tanpa terpengaruh oleh pandangan bias orang lain.
Ia sangat menghimbau para orang tua generasi Milenial untuk menyadarkan mereka tentang Metaverse dan Web3 karena mereka adalah generasi wirausahawan berikutnya. Dengan demikian, mereka memegang kunci keberhasilan ekosistem.
Kesimpulan
Yang paling kami hargai dari visi Yat Siu adalah visinya yang praktis. Ia strategis dan selalu lebih suka fokus pada aspek yang lebih luas. Kami menantikan inisiatif Animoca Brands berikutnya karena para penggemar kripto yakin bahwa mereka akan membawa revolusi berikutnya dalam ruang Web3.
